Festival Silat; Merayakan Keragaman

Mei 26, 2008

Meski beragam, ada satu kesamaan yang menonjol dari indahnya seni silat ranah pasundan, yakni indahnya gerak silat itu sendiri. Tiada yang lebih bagus. Semua sederajat, sama-sama elok. Maka pantas bila keragamanlah yang dirayakan dalam pagelaran Festival Seni Silat kali ini

Selaras dengan semangat yang dibawa, pagelaran ini hanya menampilkan kekayaan seni gerak, olah napas, dan tari dari secuil wilayah bumi Jawa. Tak kurang dari 12 perguruan, gelaran bertajuk Festival Seni Pencak Silat Padjajaran Nasional ini menghadirkan berbagai macam pesona gerak tarung sekaligus tari dari ranah Sunda.

Kemeriahan makin lengkap dengan tampilnya beberapa perguruan Betawi yang di tahun lampau menjadi kebanggaan para jawara Batavia. Ada perguruan Putra Betawi.  Ada juga Cingkrik Goning. Gelaran di Hall Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah ini pun riuh.



Ego Tersingkir

Tiada semangat ingin menang dari setiap pendekar yang tampil. Hanya mengagumi satu sama lain atas kekayaan indahnya gerak dan kekuatan pukulan, sapuan, tendangan, dan kuncian yang dimiliki. Karena itulah, di tempat ini ego tersingkirkan.

“Itulah arti festival, Mas,” ungkap Topan, salah satu koordinator Perguruan Padjajaran dari DKI Jakarta. Karena itu acara yang berlangsung Minggu, 28 Oktober lalu ini tidak dituturkan sebagai kejuaraan.
“Kalau diberi judul kejuaraan, Kita semua inginnya menang. Ego menjadi nomor satu dan dikedepankan. Padahal dalam dunia persilatan, pendekar sejati sebaiknya tidak menonjolkan ego,” jelas Topan.

Lalu, Topan pun bernarasi betapa pentingnya meletakkan ego. Menjadi pesilat itu, katanya, bukan untuk menjadi jagoan yang inginnya disegani siapa saja. “Bersilat itu adalah jalan untuk berkawan, alat untuk silaturahmi,” ujar Aziz Asyari, salah satu guru silat Cikalong menambahi.
Ini lebih merupakan acara merayakan indahnya keragaman seni dan kemenangan bersama. “Kita semua adalah pemenang,” ujar seorang pendekar.

Tampilnya Pendekar Manca

Tiada suara saling menjelekkan, meledek atau melontarkan kata-kata “huu…” melainkan hanya sorak dan tepuk riuh rendah menghangati suasana gelaran sehari ini. Seruan kebanggaan dan decak kagum pun makin meninggi tatkala dua orang pendekar manca negara tampil. Miguel dan Soora merapat ke arena. Berpasangan mereka suguhkan indahnya silat Sunda setelah tiga bulan berlatih tiada kenal lelah.

Selang beberapa tampilan, muncul lagi pendekar manca dari negerinya yang sama, Kincir Angin. Kali ini usianya lebih tua. Mr. Dick Van Reenee dengan lemah gemulai tapi berkekuatan menyodorkan indah, lembut namun kerasnya gerak seni Padjajaran.

“Saya sejak dahulu memang kagum dengan kebudayaan timur, terutama Jawa dengan silatnya. Selain saya memang suka berolahraga,” ujar pria yang ternyata dokter spesialis medical cek up ini.
Sebagai seorang dokter yang berlatar belakang pendidikan barat, Dick yang juga ketua perguruan silat Padjajaran Nasional se-Belanda ini menyadari betapa pagelaran ini merupakan wahana penting bagi bangkitnya seni budaya Nusantara.

“Ini memang baru yang pertama kali diadakan oleh perguruan Padjajaran, tapi gelaran yang sama sudah dilakukan oleh perguruan lain beberapa kali,” jelas Topan. Selanjutnya, tunggu saja tanggal mainnya.
Diselingi dengan tampilnya penari jaipong, festival ini makin memperjelas betapa kayanya ranah Sunda di mata kami semua para penikmat yang duduk di kejauhan. Gerak gemulai penari menandai eloknya jiwa dan rasa perasaan yang mencipta seni ini. @

Artikel ini di publikasikan di Tabloid GAYA HIDUP
penulis : Abdi (http://abdiganteng.multiply.com/)

Entry Filed under: artikel. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed




Halaman

Kategori

Tulisan Terakhir

Top Posts

SitusSilat

Flickr Photos

syahbandar02

syahbandar01

syahbandar3

syahbandar2

More Photos

RSS SILAT INFO

RSS SilatIndonesia.com

RSS Padjadjaran Nasional

Komentar Terakhir

aqse di Silat Betawi Aliran Saben…
fathul rahman di Silat Betawi Aliran Saben…
Purwo Noerhambijoko di Tempat Kenalan
Purwo Noerhambijoko di WORKSHOP Pencak Silat GERAK…
erwin arief di Tempat Kenalan
erwin arief di Silat Betawi Aliran Saben…
abdul rahman di Silat Betawi Aliran Saben…
toepang di Ragam pencak silat, Batak puny…
Galih di Silat Betawi Aliran Saben…
abdur rasyid said di Silat Betawi Aliran Saben…

Tag

gerak gulung

Top Clicks

HAK CIPTA
Anda dapat mencopy tulisan pada blog ini, anda wajib menuliskan sumber asli dan nama penulisnya. Mari kita hormati Hak Cipta para penulis dan pejuang komunitas pencak silat Indonesia, SemangAT.

Blog Stats

KOMUNITAS

RSS Foto Blog

RSS SSI – Sketsa Silat Indonesia ::

RSS silatindonesia at Yahoo! Groups

 

Mei 2008
S S R K J S M
« Nov   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Meta