50 padepokan bela diri berkumpul di Padepokan Garuda Yaksa

Liputan6.com, Bogor – Sekitar 50 padepokan bela diri berkumpul di Padepokan Garuda Yaksa di kediaman Ketua Federasi Pencak Silat Dunia Prabowo Subianto di Kampung Cigombong, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hari ini.

Acara bertema ‘Silaturahmi Pencak Sunda dan Silek Minang’ tersebut, bertujuan melestarikan kembali ‎budaya dan tradisi bela diri pencak silat yang mulai tergerus dan dilupakan generasi bangsa Indonesia.

“Saya meyakini, karakter bangsa bisa dibentuk dari budaya dan sejarah, karena pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia yang sekarang juga sudah sangat diminati oleh bangsa lain,” ujar Prabowo di Aula Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Selasa (10/3/2015).

Prabowo menuturkan, kegiatan kebudayaan semacam silaturahmi pencak silat diperlukan sebagai upaya mempertahankan budaya dan tradisi khas Indonesia.

Dia mengatakan, di daerah Jawa Barat dan Sumatera Barat, kebudayaan pencak silat masih tetap lestari. Untuk itu, sudah selayaknya tetap dipertahankan.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan, bentuk silat baik dari Sunda maupun Minang, banyak memiliki kesamaan. Dengan adanya acara silaturahmi, kedua bela diri berbeda pulau ini bisa saling bertukar ilmu, agar kebudayaan tradisional tetap terjaga dengan baik.

“Pertukaran informasi, ilmu dan juga budaya di antara kedua suku bangsa ini diharapkan bisa saling mengisi pengembangan dari seni beladiri pencak silat,” tutur Prabowo. (Mvi/Yus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s