FPSI 2013: Upaya Memasyarakatkan Silat Indonesia di Belanda

Sebagai upaya untuk semakin mempromosikan dan memasyarakatkan Pencak Silat Indonesia di Belanda, KBRI Den Haag bekerjasama dengan Forum Perguruan Pencak Silat Indonesia di Belanda (FPPSI) pada hari Sabtu, 20 April 2013 telah menyelenggarakan Festival Pencak Silat Indonesia (FPSI) 2013 di Gedung Museon Den Haag. Kegiatan tersebut diikuti oleh 126 pesilat dari 12 (dua belas) perguruan silat, terdiri dari anak-anak dan dewasa, dengan mayoritas pesilat warga Negara Belanda.  Kegiatan tersebut mendapatkan sambutan meriah lebih dari 350 penonton yang memadati aula Levi Lassenzaal Museon, Den Haag.

Kegiatan festival menampilkan 5 (lima) demonstrasi silat beregu anak-anak serta 12 (dua belas) demo silat tingkat dewasa. Kegiatan fastival secara resmi dibuka oleh Dubes RI Den Haag, Retno L.P. Marsudi, setelah penampilan tarian pembukaan “cakalele”. Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan apresiasinya kepada FPPSI, sesepuh dan guru silat, peserta dan seluruh perguruan silat Indonesia, atas peran positif mereka dalam mempromosikan warisan budaya Indonesia, khususnya silat, di negeri Belanda. Pencak silat mengandung nilai-nilai luhur budaya Indonesia, menjunjung sportifitas dan semangat persatuan. Dubes juga mengapresiasi FPSI sebagai wadah pembinaan silat Indonesia khususnya bagi generasi muda, sebagai media silaturahmi seluruh perguruan silat di Belanda, serta peran FPPSI dalam memperkuat hubungan Indonesia – Belanda.

Pencak silat merupakan cabang olah raga dan seni yang sudah cukup dikenal di negeri “Kincir Angin”, dan mulai berkembang semenjak sekitar 50 tahun yang lalu. Saat ini semakin banyak masyarakat Belanda yang mempelajari silat, baik melalui berbagai perguruan silat Indonesia di Belanda maupun secara mandiri belajar ke perguruan silat di Indonesia. Beberapa aliran pencak silat yang cukup berkembang di Belanda antara lain “aliran” Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, dan Madura dengan ciri khas tersendiri dan menarik untuk dipelajari.

KBRI Den Haag, 20 April 2013

3 pemikiran pada “FPSI 2013: Upaya Memasyarakatkan Silat Indonesia di Belanda

  1. hallo salam kenal Indonesia Pencak Silat Community, saya ingin menanyakan mengenai komunitas WNI di Belanda. Selain Komunitas Pencak Silat Indonesia di Belanda apakah ada lagi Komunitas WNI lain yang berada di Belanda? saya berharap Komunitas Pencak Silat Indonesia di Belanda dapat memberikan informasi mengenai komunitas lain yang ada di Belanda. Terima Kasih.. “Sukses selalu untuk Pencak Silat Community..

  2. Salam kenal buat semuanya di komunitas pencak silat. Kami dari KJRI Davao City Filipina. Kami ingin menanykan terkait informasi tentang Instruktur pencak silat. Kami berencana akan mengadakan pelatihan pencak silat untuk memporomosikan budaya indonesia di filipina.

    Terkait dengan hal tersebut, mohon bantuan teman-teman bila ada referensi contact person atau instruktur dari Indonesia diinfokan kepada kami melalui email: ecodept.kjri@gmail.com / naniloegeng@hotmail.com

    Terima kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s