Silat tradisional dalam frame “kampungan”

Gerakan – gerakan jurus memukau sejumlah penonton bahkan pesilat itu sendiri saat menyaksikan Festival silat betawi yang pada umumnya adalah silat aliran tua atau tradisional. Wajah-wajah berumur tidak mematahkan semangat mereka untuk terus berkarya dan mencintai asset miliknya. Kalau saja kita jeli melihat kekayaan ragam silat yang ada, kita tak akan rela bila asset ini dimiliki oleh bangsa lain.

Memang kita kurang jeli bahkan seolah masa bodoh, lihat saja peran pemerintah hingga peran swasta ataupun media yang selama ini hanya menyoroti hal-hal yang terkesan modern. Ternyata kejelian kita masih dibawah orang asing yang jauh-jauh datang untuk sekedar ingin mengetahui asal dimana pencak silat itu berkembang di Tanah Air kita ini.

Kejelian mereka di ungkapkan dalam situs, hingga media yang mereka miliki, bahkan kecintaan mereka melebihi sebagian besar anak bangsa ini, bila cinta mereka tulus karena melihat asset yang tak akan ternilai harganya, malah masyarakat kita seolah cinta tapi ada pamrih dibalik itu, entah politis ataupun sekedar cari nama dalam komunitas pencak silat.

Peran Media
Sayang memang, harapan media memberikan warna bagi pencak silat nampaknya masih jauh dari keinginan kita, liputan yang bisa kita baca dalam tulisannya pun tidak jauh dari masalah yang klise, bukan lagi bagaimana membentuk citra yang unik dan menarik.

Kejelian hingga kepekaan mereka hanya sebatas pada tulisan yang terkesan modern tapi.. yang nyatanya membuat anak muda kita lupa, bahwa negeri ini memiliki Ribuan peninggalan seni, budaya yang seharusnya mereka gali lebih dalam hingga akar-akarnya, kini seolah mencekoki pemikiran kita bahwa budaya bangsa sendiri adalah Kuno bahkan tak berharga. Semoga masih ada media yang kritis dan tidak biasa, pasti media itu datang dari orang-orang yang Luar biasa.

By : Raden Bentar
silatindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s