Silat Betawi Aliran Sabeni

Sabtu, 23 September 2006

Tangan lelaki berusia 74 tahun itu berkelebat cepat. Punggung tangannya beradu. Plak! Suaranya begitu keras. Kakinya maju selangkah sambil menebas ke kiri dan kanan. Tetap dengan serangan jurusnya, ia berputar mengelilingi ruang tamu rumahnya. Sebentar kemudian, napasnya memburu. “Maklum, ude berumur,” katanya sembari tertawa.

Mengenakan peci hitam, kemeja, dan celana pangsi putih, Muhammad Ali bin Sabeni terlihat gagah. Ia bak sosok jago Betawi tempo dulu. Cocok dengan statusnya sebagai ahli waris Silat Betawi Aliran Sabeni.

“Yang barusan itu namenye Kelabang Nyebrang,” ujar Babe Ali, panggilan akrab Sabeni. Kelabang Nyebrang adalah jurus silat yang membuat ayah Ali, Sabeni bin Haji Chanam, melegenda di tanah Betawi. Sejarahnya, Sabeni, yang mendirikan Aliran Silat Sabeni, adalah jago Betawi yang disegani di Tenabang (nama Tanah Abang dulu kala).

Babe Ali bercerita. Aktivitas ayahnya, yang lahir pada 1860, sempat membuat Kompeni Belanda tak senang. Sebab, dia yang mengajarkan anak-anak muda Tenabang ilmu silat Bahkan Kompeni sempat mengupah jawara lokal untuk menghabisi Sabeni. Tapi gagal. Kehabisan akal, Kapten Danu yang memimpin Hoofdbureau van Politie (Kepolisian Hindia Belanda) memanggil petinju dari negara asalnya dan seorang jago kungfu dari Cina untuk menantang Sabeni.

Princen Park (sekarang Taman Lokasari, Jakarta Barat), disaksikan ratusan warga Betawi dan Belanda, Sabeni berhasil mengalahkan kedua lawannya itu. Bukan cuma kali itu Sabeni harus menghadapi musuh asing. Kala Jepang masuk pada 1942, ia ditantang di ebon Sirih Park (sekarang Balai Kota DKI) untuk bertarung dengan ahli karate dan judo.

Sabeni, yang ketika itu sudah berusia 83 tahun, menang lagi. Dua pertarungan itu diabadikan dalam film Berkas Tempo Doeloe yang diputar TVRI pada 1985. Jalan Kuburan Lama, Tanah Abang, tempat makam Sabeni, oleh pemerintah DKI diganti menjadi Jalan Sabeni.

Begitu melegendanya nama Sabeni sampai almarhum Benyamin Suaeb datang kepada Babe Ali untuk minta izin menggunakan nama Sabeni dalam karakternya di sinetron Si Doel Anak Sekolahan. “Saya izinkan karena nama Sabeni kan banyak,” katanya. Saat ini Silat Betawi Aliran Sabeni diteruskan oleh Babe Ali, yang merupakan anak ketujuh Sabeni.

Karena usia yang sudah lanjut, tugas melatih diserahkan kepada anak lelakinya, Zul Bachtiar. Ciri khas aliran itu adalah karakternya yang memang dikhususkan untuk bertarung. Menurut Eko Hadi Sulistia, murid Aliran Sabeni yang juga pengurus Forum Pelestari dan Pencinta Pencak Silat Tradisional Indonesia (www.silatindonesia.com), Aliran Sabeni tidak memiliki embang dan memang murni untuk beladiri.

Ini berbeda dengan aliran Betawi lainnya yang dapat dipergunakan untuk tarian atau ngibing,” katanya. Perbedaan lainnya, apabila karakter umum aliran pencak silat adalah bagaimana bertahan dan mengelak dari serangan, Aliran Sabeni justru mengutamakan penyerangan. “Kami balik menyerang kalau diserang.”

Pukulan tangan dan tendangan kaki, pada silat Betawi lain, dilakukan bergantian untuk menyerang. Pada Aliran Sabeni justru dilakukan bersamaan. “Lawan akan sulit mengantisipasi serangan.” Ciri khas lainnya adalah Aliran Sabeni mengandalkan gerakan tangan yang sangat cepat dengan sasaran muka dan daerah-daerah berbahaya.

Dan yang tak kalah penting, “Tidak boleh ada jarak dengan lawan. Kami harus bertarung dengan jarak yang sangat dekat.” Dengan segala keunikannya, Aliran Sabeni memiliki keunggulan dari aliran silat yang lainnya. Tapi itu juga menjadi kelemahannya karena ternyata cukup sulit untuk mempelajarinya.

Maraknya olahraga beladiri asing di Tanah Air membuat Aliran Sabeni hanya memiliki anggota yang bisa dihitung dengan jari. “Kami berharap banyak anak muda yang mau melestarikannya,” kata Eko.AMAL IHSAN – Tempo

About these ads

139 Responses to Silat Betawi Aliran Sabeni

  1. oche mengatakan:

    ada yang tau nga silat yang di daerah parung di kampung pengasinan (silat betawi)…….

  2. Arifin mengatakan:

    Kalau tak salah namanya silat langkah enam pengasinan. Saya pernah saksikan peragaannya di TV dari seorang wanita yang tinggal di Curug Pengasinan, Bojongsari Depok. Dirumahnya ia dikenal sebagai ibu rambo karena aktif silat dan kemandiriannya dalam berbagai hal. Oleh Dompet Dhuafa ia pernah dinobatkan sebagai Ibu Tangguh, sebuah penghargaan bagi ibu mandiri.

  3. Ari. CS mengatakan:

    Kita semua bangga bahwa silat betawi sekarang ini sudah banyak dikenal banyak pesilat lokal maupun bela diri import, tetapi sayang saat ini juga banyak anak muda generasi bangsa yang kurang peduli terhadap kebudayaan leluhur negeri ini khususnya seni bela diri betawi,coz masih cenderung melihat pamor dan promosi saja pada setiap bela diri terutama bela diri import padahal masih banyak kelebihan2 bela diri lokal (silat kampoeng) yang tak dimiliki bela diri import. Tentang silat betawi tenabang selain sabeni, cingkrik ada juga silat asli tenabang namanya aliran rahmat atau julukan “si betok” memang tidak setenar sabeni tapi namanya juga disegani oleh silat tenabang lainnya termasuk sabeni. Jurus2nya simpel,sederhana, berbobot dan tidak menjual diri untuk komersil. Alhmdulillah saya salah satu murid terdekat dari pewaris aliran rahmat ini yaitu ncing ramdani yang beliau sekarang sudah meninggal dan gak tao siapa pewaris sesudah beliau..mulai dari jurus dasar 18 series, 9 jurus tio liong kun (langkah naga terpusat) dan beberapa jurus binatang bangau, ayam hutan,kera putih, banteng dll..berikut jurus buahnya yang kesemua itu alhmd sudah saya bukukan dan jaga dengan baik sebagai amanah dari sang pewaris yang telah tiada..thank’s

    • irfan mengatakan:

      Bang Ari, bagaimana kalau saya ingin tau lebih jauh tentang silat aliran rahmat ini? dan apa judul bukunya ? terima kasih.

    • arizzzzz mengatakan:

      alhamdulilah bang ari di daerah cireundeu/pondok.cabe sudah ada yg melestarikan jurus aliran engkong RAHMAT,mudah-mudahan silat aliran RAHMAT ngga hilang di telan zaman yg selalu ada generasi penerusnya

      • dory mengatakan:

        bang pd cabenya sebelah mana?saya tinggal disana,dan tau maenan rahmat,boleh belajar ama babe jahari(kopral)

    • adhe mengatakan:

      Assalamu’alaikum bang Ari
      boleh saya belajar silat aliran rahmat

    • aeb(sueb) mengatakan:

      ada tau g pencak silat ddaerah jakarta barat aliran babe sabeni nh klo ada yg tau bles yah…./.

    • hadi mengatakan:

      bang ane pengen belajar silat Kong Rahmat tempatnye dimane ye bang? klw ga bukunye jg boleh bang. ane tunggu bang balesannye. trima kasih bang.

  4. Ping-balik: Silat Betawi Aliran Sabeni - silattradisi.com

  5. Ary viera mengatakan:

    dimana saya bisa latihan silat sabeni?tolong informasinya…

  6. Lee mengatakan:

    nyang bikin certe bisa aje.. nyang orang Jawa itu yah… nyang kerjanye di Tempo? Kepale botak.. ngaku murid Sabeni.. ntar ketemu latian gue krjain die..

  7. ABU mengatakan:

    saya sangat bangga pada seni beladiri indonesia.dan saya pernah belejar silat Sabeni dan silat aliran Rahmad,tapi yang saya tekunih silat rahmad saya belajar di SMP 70 dengan (alm Bpk nurdin taba) belia wafat umur 86 ,dia pernah bercerita pada saya bawa dia belajar sama (alm) sijuki anak si rahmat. dan dia perna bilang kalau rahmad Bapak nya namanya(Alm) Hj Abdul fakir.dan saya juga pernah ketemu sama cing ramdani pada tahun 97.Dan sekarang saya tinggal di America saya berusaha keras utk mengembangkan SILAT ALIRAN RAHMAT di America.Alhamdulillah saya sudah punya beberapa murid. Untuk Ari cs muda mudah kita bisa jalin tali sirahtullrahmi. salamuallaikum

  8. rian mengatakan:

    saya sangat bangga dengan keragaman budaya silat di indonesia ini,saya berharap kalo kisah sabeni dapat difilmkan,karena hal itu juga dapat membangkitkan budaya kita di mata dunia.kita tunjukkan bahwa ilmu bela diri kita tidak kalah dengan ilmu bela diri lain.

  9. rian mengatakan:

    saya sangat ingin belajar silat aliran sabeni,dimana saya dapat belajar aliran ini?tolong di jawab ke alamat email saya!

  10. Russ mengatakan:

    Bang Abu, tertarik dengan kemauan keras Bang ABu untuk mengembangkan Silat ALiran RAHMAT, tolong di informasikan melalui email saya RQiu888@yahoo.com, dimana saya bisa belajar pada Bang ABU.

    ma kasih,

    wassalam

  11. rian mengatakan:

    tolong buat kang abu atau kang russ,dimana saya bisa belajar silat betawi terutama cingkrik ataw sabeni?informasinya saya tunggu di email saya di wanda_rahmadi@yahoo.co.id

    • arek mengatakan:

      kl mau belajar silat sabeni di TMII tapi kl mau belajar silat cingkrik di pondok cabe…hubungi aja pak dedi [021] 99375253…

  12. Ricky mengatakan:

    Khusus untuk Ary murid alm. ncing Ramdani. Kalau ente emang murid ncing ramdani, ane minta tolong datang ke Nasi Goreng Amry Jln. Kebon Kacang VI, Tanah Abang kalatu bisa hari sabtu besok untuk silaturahmi menjelang puasa. (Dari murid yang sering antar jemput alm. ncing ramdani).Thanks

  13. hambali mengatakan:

    saya pengen banget bisa belajar silat betawi…
    dimana bisa belajar, tlg informasinya

  14. Evron mengatakan:

    Assalaamu’alaikum.
    Bang, ane minta inponye donk dimana bisa ikut latiannya silat aliran Sabeni?
    Makasih ya atas jawabannya.

  15. rian mengatakan:

    tolong yang tau lokasi tempat belajar silat betawi aliran sabeni,kasih tau ya ke wanda_rahmadi@yahoo.co.id

  16. Ari CS mengatakan:

    Alhamdulillah, makasih boat teman-teman yang sudah berusaha mengembangkan dan melestarikan bela diri betawi khususnya aliran rahmat, saya bangga dan bahagia ternyata masih ada yang berkeinginan serius meneruskan cita-cita pendahulu kita…kita harus saling mengingatkan bahwa janganlah timbul perasaan ria dan sombong di dalam hati sanubari masing-masing penerus aliran rahmat ini, dikhawatirkan kehancuran generasi dimulai dari rasa sombong dan ujub untuk mencapai ketenaran semata. Harapan saya, berjuanglah melestarikan budaya ini dengan hati ikhlas tanpa pamrih dan iming2 lainnya yang akan membawa kemudratan bagi generasi penerus sebagaimana bisa kita lihat pada masa2 lalu di jaman keemasan tenabang yang disegani oleh musuh2nya hingga terjadilah fitnah dan perpecahan diantara pesilat2 betawi…jadi inget lagu roma irama yang judulnya “ADU DOMBA” he he he….Salam boat Abu, kayaknya saya kenal…ente yang lulusan SMPN 70’kan?yang tinggalnya di kebon kacang bukan?mdh2n kagak salah…kalo iya, berarti kita pernah sekelas Bu waktu SMPN dulu, saya juga pernah bertemu dengan Bapak Nurdin (satpam sekolah SMP 70) untuk silaturahmi….harapan saya semoga Abu dapat melestarikan budaya betawi ini dengan sebaik-baiknya…Abu kalo ente baca tulisan ane, tolong kirim email ente ke ane yah…jhonwent@yahoo.com

  17. Ari CS mengatakan:

    Boat Ricky thank’s banget atas infonya..tapi sekarang ane sudah gak tinggal di jakarta..sekarang ane tinggal di kota Bogor..jadi, mohon maaf kayaknya kagak bisa datang ke sana…salam hangat aja boat teman-teman yach, seperti bang amri dan adiknya,bang ramli, bang syaiful dan lain-lainnya.wassalam. kalo ente sempat email aja ke ane di jhonwent@yahoo.com

  18. herman van halen mengatakan:

    sabeni emang aliran silat yg keren abis dah ape lagi jurus kelabang nyebrang nye,ane aje salut tiap x liat adek ane pancer,wuuiiiihhh gerakannye bang cepetnye bukan maen dah…

    skedar informasi nih bang di kemanggisan juga ade nyang ngajar kelabang nyebrang di daerah kmanggisan pulo,bagi ente2 yg mw latihan n nyang rumah nye skitar kmanggisan dateng aje dech yee

  19. Abdul Aziz mengatakan:

    saya kenal dengan bang komeng yang sering memberikan atraksi silat Sabeni pada acara sukuran perguruan Silat gerak rasa sanalika rawa belong, tolong dong saya diinformasikan detail ilmu silat sabeni dan sekarang siapa ahli warisnya, saya pengen bersilaturrahim, kebetulan saya seneng ndalamin silat cingkrik rawa belong. atas infonya terima kasih

  20. Ricki mengatakan:

    Kalau gak salah ini ary yang temennya Abday, kan?Ente dulu kuliah di Universitas Mercu Buana?

  21. ari cs mengatakan:

    Menurut ente gmn Ki?mdh2n ane inget ma ente…n ente inget ma ane…Yupz…tul,ente disana masih latihan Ki?ane sekarang tinggal di bogor,ne ja ge sharing ma silat bogor terutama maenan goloknye…lumayan ok seh,,,alhmdulillah deh..kyknya ente makin jago neh maen silatnye…ane salut ma ente2 pada,,,mdh2n silat rahmat keasliannya msh tetap dilestarikan,,soalnya sekarang ini ane lihat semenjak ncing ram sudah almarhum…buanyak penerus2 yang sudah gak konsisten untuk menjaga warisan ini..ente bisa lihat disekitar lingkungan ente kendiri yah (tenabang)…semoga Alloh Subhana wa Ta’ala merhamati kita semua. Amin.

  22. aguz mengatakan:

    buat nyang mo belajar silat sabeni, denger-denger ade, tuch nyang ngajar di daerah slipi (tepatnye slipi dalem) belakang pengadilan.

  23. khomis mengatakan:

    ane blajar silat neee dari kake ane, trus neh silat mang dah ade dari jaman dulu . . nah kalo da yg mo ikt silat ne dateng aje ke menteng dalem Jakarta selatan. . . .

  24. ZXV mengatakan:

    Pencak Silat diTangerang bisa tolong kasih tau gak!
    Kalo bisa nomor GURUnya dah……!soalnya teman saya yg diTangerang pengen belajar

  25. rian mengatakan:

    tolong yang setiap udah ninggalin pesen di forum ini
    kasih tau donk alamat email ato apa aja dech!
    biar kita bisa saling chat apa aja tentang silat

  26. rian mengatakan:

    maaf kalo saya kurang ajar(malah promosi)
    yang mau blajar silat aliran timbangan bisa hubungi saya di wanda_rahmadi@yahoo.co.id
    silat timbangan adalah silat yg mengandalkan tenaga lawan dan memilki gerakan yg lembut dan mematikan.
    maksud sy promosi yaitu karena uda jarang bgt yg mempelajari aliran ini,gimana kalo aliran ini punah,itu kan aset kita.ditunggu ya yg minat!jgn judge dulu, kalo penasarn dtg aja!

  27. rahmat firdaus mengatakan:

    assalamu’alaikum…. bang ane rahmat nih skedar info aja di tempat ane masih banyak silat betawi kususnye daerah pd.aren tempat ane tinggal…ye kalo pade mao blajar dateng aje klo ga ntar ame ane..ntar dianterin dah…..rafimattgledegk@yahoo.com

  28. mattgledegk mengatakan:

    info aja klo ada yang mao tau silat di pengasinan itu namanya jalan enam dan di tempat ane banyak bgt jebolan jakan enam ya…klo ada yang mao blajar ntar ane yang anterin dah…….

  29. Beksi Bintaro mengatakan:

    Assalamu’alaikum”

    Semoge Budaya & Tradisi Silat betawi Kite Tetap Lestari, Masing2 Wilayah selalu menjaga & mendidik untuk Regenerasi.
    Mao Maenan kong Sabeni Kelabang nyebrang, cingkrik, Enam Pengasinan, Kera putih kebayoran, silat pondok Pinang,Sliwa, poksai, Beksi dan laen2, Yuuk Terus kita Lestarikan Budaya Leluhur kite.

    “Silat Betawi, Ngga Boleh Mati”

    Salam sayang buat semua
    dari Kami Beksi Purbakala Bintaro
    Jl.Pembangunan IKPN Bintaro – Jakarta Selatan ( belakang Kampus Pariwisata Trisakti )
    Jadwal Latihan : Tiap Malam Sabtu ba’da Isya

  30. MaZDa KadAKaWa mengatakan:

    Bang Ari CS,ane tertarik neh sama ceritenye SI BETOK!…Kiranya bisa gak ente tuangin & jabarin!…Mungkin nanti bakalan ada yg berminat mao belajar ato jg biar seni silat SI BETOK gak punah & tetep di lestarikan budayanye!….

  31. roni adi mengatakan:

    salam,

    tks atas infonya. memang kita harus jaga budaya kita. kalau bukan kita siapa lagi yg akan menjaga budaya bangsa.

    kebetulan saya dan temen-temen di tanah abang sedang membuat yayasan sanggar budaya betawi tanah abang. kalau tempat latihan kita di sekretariat SABET, jl. kebon pala I, tanah abang.

    kita punya misi terutama ingin melestarikan budaya betawi, terutama silat aliran sabeni dan rahmat yang terkenal di tanah abang, di tambah seni PALANG PINTU yang biasa dipakai untuk acara pernikahan penganten betawi.

    yayasan kita punya visi ingin membangun komunitas tanah abang khususnya dan jakarta umumnya yang berbudaya, santun, solidaritas, mengembangkan sikap kewirausahaan serta mempunyai wawasan global.

    kita juga ingin menjalin silaturahim dengan saudara2 satu pongkol, yg turut menjaga kebudayaan silat betawi.

    bagi temen-temen yg ingin mengetahui lebih lanjut atau sekedar sharing, bisa hubungi saya, roni adi. dulu saya juga sekolah di smp 70, lulus tahun 1991. hp 0818-06404046. atau datang langsung setiap malam sabtu di sekretariat SABET, di jl. kebon pala I, tanah abang.

    tks,

    roni adi

  32. ilham mengatakan:

    ass.ane kagum atas kepedulian saudare2 untuk menggembangkan seni silat betawi ini, ane juga tertarik dengan silat sabeni. kalo boleh ane juga daftar buat jadi salah satu orang yang peduli ama kebudayaan betawi….salam kenal dari anak kemanggisan pulo…

  33. ahmad mengatakan:

    numpang lewat neech ane dari menteng dalem,mo nanya ma’ abang-abang sekalian kalo mo blajar maen pukul sabeni di mane,,,trus harus minta ma sape..kl da nyang tau tolong kirimin infonye ke almt e-mail ane aj di”andika.chaeroni@yahoo.co.id” sebelumnye ane ucapin makasih banyak wat abang-abang sekalian
    wassalamualaikum

  34. ABDUL RAHMAN mengatakan:

    tolong dong ane mo tau kemanggisannye mana tempat belajar pemaenan sabeni

  35. SOLIHIN mengatakan:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Abang-abang yang terhormat, sekalian ngenalin diri nich, ana sekarang udah minggir ke Tangerang, di tempat ana juga ada perkumpulan masyarakat Betawi, berlokasi di KOTABUMI yang bernama Ikatan Persaudaraan Kaum Betawi (IPKB), mohon kiranya dari Abang-Aabang sekalian buat nyambungin tali Silaturahmi kite supaya BETAWI tetep ADA. Kasian Bang anak-anak kite sekarang ngaku betawi tapi gak punya kampung, bahkan mungkin bingung atawa ngaku Betawi.

    Salam Kenal Buat Semuanya Bang.
    SOLIHIN / anakkwitang_lhn@yahoo.co.id
    IKATAN PERSAUDARAAN KAUM BETAWI
    Taman Kutabumi A5/8 Pondok Indah
    Pasar Kemis – Tangerang 15560

  36. ABDUL RAHMAN mengatakan:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    ane maman dari kemanggisan pajak, ane mao tanye ame abang-abang yg tau alamat guru pukulan Maenan kong Sabeni Kelabang nyebrang, dulu ane pernah ngeliat tapi gak lama, ane ngerase penasaran kalo bise ane mao belajar, aye berharap silat betawi jangan ampe punah, kite sebagai yg muda-muda harus trus melestarikan warisan leluhur kite, kalo bukan kite siape lagi, kalo ade nyang tau tolong kirimin infonye ke almt e-mail ane aj di http://www.bekmarjuk@gmail.com, sebelumnye aye ucapin terima kasih infonya.wassalamualaikum

  37. heri mengatakan:

    aliran silat rahmat menteng dalam atau slipi alamatnya lebih jelas. Karena saya ingin latihan tapi blom dapat alamatnya. makasih

  38. heri mengatakan:

    saya ingin tau dimana tempat latihannya aliran sabeni rahmat? sudarmantod@yahoo.com

  39. away mengatakan:

    saya lagi beruntung

  40. awengx mengatakan:

    bang kalo mau belajar di mane??…
    pengen juga nih aye biar bisa beladiri betawi,,,
    percuma aye betawi asli tapi gak ngelestariin budaya beawi

  41. lutfie mengatakan:

    ade silat dipinggiran jakarta (ciledug ) antara lain: Cingkrik, Beksi. ane bangga ma kebudayaan betawi………klo seliwa ane blomdenger ade nyang bisa di daerah cledug, mkin ada tapi udeh pade jadi ngkong2 kali ye….

  42. lutfie mengatakan:

    klo ditangerang tuh separonya orang betawi semua batesnya kali cisadane serpong kemari masih betawi tapi klo deh nyebrang ke kulon alias lewat kali deh rada beda

  43. arif mengatakan:

    bang ngomong-ngomong palang pintu mau dipake tanggal 28 maret abang nge-ngebark nga ane mau liat ya informasinye ane dapet dari sohib sabet ane tunggu balesanye ye ke email ane ……
    ane tunggu ye bang
    oh iya bang bagi jaketnye dong bang
    jaketnya bagus banget bang ane tungguin kabar ma sekalian jaketnya bang yee jang lupa ya bang

  44. arif mengatakan:

    ni bang alamat emailm ane
    arief@rocketmail.com

  45. rian mengatakan:

    maaf,bukannya promosi, cuma mau ngasih tau aja kalo d bdg ada aliran silat yg namanya timbangan,aliran timbangan ini udah jarang bgt yg mempelajari.jadi,tolong partisipasinya baginya yg berminat!kalo ga ada yg belajar aliran ini nanti, bisa2 punah dech salah satu aset kebudayaan kita,info lengkap di(tanya aja disini!) wanda_rahmadi@yahoo.co.id

  46. purwanto mengatakan:

    saya adalah pesilat dari perguruan tapak suci mau tanya apakah ada tempat berlatih silat sabeni diluar jakarta kalo ada dimana? saya sebagai pemuda yang bangga dengan silat ingin juga belajar silat betawi.

  47. Rusbiantoro mengatakan:

    Ass, ak alumni persilatan Pencak Silat “Setio Budhi” yang berasal dari kebumen Jawa Tengah, yang membuka cabang di Teluknaga Tangerang Banten, untuk rekan-rekan Seperguruan Se Indonesia alangkah baiknya kita bersilaturahmi lewat email saya “byant_gmf@yahoo.com. wss

  48. gozi mengatakan:

    assalamu alaikum wr. wb
    Bagi yang ingin belajar silat sabeni silahkan dateng aje ke jl sabeni karena di sana masih ada ahli warisnye, klo aliran rahmat bisa tanya di sekita kebon kacang dibelakang RSTA deket jamiat kheir disana juga masih ada ahli warisnye,
    Joeng kapan latihan lagi??????

  49. acew mengatakan:

    adakah yang tahu silat betawi “Fahaman”?

  50. acew mengatakan:

    Assalamualaikum….

    Salam hormat abang2 semua, adakah yang tahu silat “Fahaman”

    Wassalam
    liz_t14pd@yahoo.com

  51. abdur rasyid said mengatakan:

    assalmkum..bangaye au tanye.. alamat sanggar silat sabeni dimane

  52. Galih mengatakan:

    salam
    seneng rasanya bisa kenal sm semua sodara2 sesama pecinta silat. mhn maaf sebelumnya, perkenalkan saya praktisi silat betawi yg ampe sekarang tetep masih belajar. saya salah satu pewaris silat jalan enam pengasinan gaya Babe Uwie Effendi (alm. dulu tinggal di Paseban&Kawi-kawi), yg merupakan gabungan dari jurus jalan enam pengasinan gaya pusat dari jalur Pak Rinta, jurus pengasinan gaya kebon kopi versi Pak Marno’i, dan gaya khas kreasi pengembangan dari Babe Uwie alm.Selain itu saya juga belajar silat paseban dari Babe Cacang Murtadho cucunya Kong Moh. Saleh founder silat ini. Kpd sdr2 klo pd mau silaturahmi kontak saya di nomor 021-92204846. thanks

  53. abdul rahman mengatakan:

    allhamdulilah …

  54. erwin arief mengatakan:

    selamatkan pencak silat tradisional Indonesia, untuk semua keluarga di seluruh Indonesia ikut sertakan putera – puteri anda dalam belajar silat tradisional karena ini adalah salah satu cara untuk melestarikan pencak silat tradisional.

  55. fathul rahman mengatakan:

    Assalamu ‘alaykum wr wb.

    Perkenalkan, saya Rahman. Dulu saya tertarik dgn Bela Diri Karate. Namun skrg sy cenderung ingin tau lebih dalam tentang Pencak silat khususnya silat Betawi yang merupakan salah satu warisan budaya dan sy ingin mendalaminya. Kl teman² ada yg tau tempat² seni budaya betawi terutama silat ( apapun alirannya ), mohon infonya ke email fathulrahman2003@yahoo.com
    terima kasih

    Wassalamu alaykum wr wb

  56. aqse mengatakan:

    Bagus dahh kalo ada nyang nerusin. Kalo bukan kite, sape lagi ?

  57. luqman syukri mengatakan:

    Sejarah Singkat Maen Pukul Troktok DiUlujami

    keberadaan maen pukul troktok di Ulujami bermula dari belajarnya seorang anak mudayang bernama (Haji)Dilun mempelajari ilmu maen pukul dari seorang Guru yang bernama Guru Marzuk diRawa Kidang Tangerang. sosok Guru Marzuk selain dikenal sebagai ahli dalam ilmu beladiri,beliau juga dikenal sebagai ahli dalam ilmu agama,karena pada masa itu maen pukul dan ibadah merupakan suatu yang tak terpisahkan keberadaannya. jadi berangkatlah Dilun muda mempelajari maen pukul dan agama kepada beliau
    Dilun adalah anak pertama dari tiga bersaudara pasangan seorang anak kepala desa/lurah Ulujami yang bernama Syairan(Siran/Biran/Diran) bin Madi dengan seorang istri asal Kreo Ciledug Tangerang. diperkirakan beliau lahir pada tahun 1843 M (saat itu Ulujami masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Ciledug, Daswati II (Kabupaten/Kotapraja: Tangerang,seperti tertera dalam Surat Ketetapan Iuran Pembangunan Daerah pada tahun 1967). saat usianya tumbuh remaja,atas peintah dan rekomendasi bapaknya,ia pergi menemui Guru Marzuk untuk belajar maen pukul dan ilmu agama. samapai pada saat beliau dinyatakan cukup dan selesai dalam pembelajarannya,akhirnya ia pun kembali ke Ulujami untuk mengamalkan setiap ilmu yamg didapatnya.
    Sementara itu,adik pertamanya yang bernama (Haji)Buang menjabat sebagai kepala desa/lurah ke II Ulujami m enggantikan posisi bapaknya. sedangkan adiknya yang kedua yan bernama Madi,konon beliau pergi merantau ke BaganSiapiapi Kepulauan Riau tinggal dan menetap disana.
    Waktu terus berputar,masing masing beliau telah mempunyai keluarganya sendiri sendiri. sementara itu Dilun dalam pernikahannya yang kedua dengan seorang gadis asal Kampung Sawah(Pisangan Kretek) Petukangan yang bernama (Hajjah)Rainah binti Tiran dikaruniai beberapa orang anak yang diantaranya adalah Muhammad Syukri lahir pada hari jumat pada tanggal 7 Agustus 1936 atau yang bertepatan dengan tanggal 19 Jumadil Awwal 1355 H.
    Ulujami yang kala itu dibawah kendali Buang,sementara Dilun mendampinginya dalam pengendalian keamanan. Banyak warga Ulujami dengan latar belakang maen pukulan yang berbeda bersatu padu demi tujuan keamanan kampung. Karen pada dasarnya seluruh warga Ulujami asli masih punya keterkaitan tali kekeluargaan(banyak warga asli Ulujami enan bebagai versi mempercayai bahwa moyang mereka berasal dari Banten. Hal ini ditegeskan dan dibuktikan denga adanya sebuah makam keramat tua yang dikeramatkan dan dikenal sebagai maqam keramat Nyai Kumpi Syerah yang dipercayai warga sebagai pendiri kampung Ulujami yan berasal dari Banten/Cirebon.
    Saat anak anak dari Dilun beranjak dewasa,mereka diwajibkan untuik belajar maen pukul dengan memberi kebebasan /keleluasaan untuk memilih jenis dan aliran maen pukul yang disukai untuk dipelejari. Karena Dilun beranggapan “SEMUA JENIS DAN ALIRAN MAEN PUKULAN BAIK DAN BAGUS SEMUA, TINGGAL BAGAIMANA YANG MEMPELAJARI MENGAMALKANNYA”.
    Kebetulan hanyalah Muhammad Syukri yang meneruskan keberadaan maen pukul Troktok diUlujami. Selain itu Muhammad Syukri belajar langsung kepada Guru Marzuk diRawa Kidang Tangerang.
    Pada masa Muhammad Syukri lah maen pukul Troktok berkembang di Uljami,banyak para orang tua menitipkan anak anaknya untuk belajar maen pukul ini kepada beliau.
    Banyak orang menyebut maenpukul dengan sebutan “Jurus Angin” lantaran dalam ngejalaninnya, nggak banyak dituntut mengeluarkan banyak tenaga. Ada juga yanmenyebut dengan “Tepok Nyamuk” karena kedengarannya seperti orang sedang Nepokin Nyamuk. Ada juga yang menyebut dengan “Langkah” dan “Ronce”. Biasanya sebutan Ronce dipakai untuk menyebut Sambut dalam maenan ini Yng berarti nyambung tiada putus layaknya anyaman rantai.
    Bertepatan pada hari ahad tanggal 22 September 1963 M atau yang bertepatan dengan 3 Jumadil Awwal 1383 H, Haji Dilun meninggal dunia dalam usia kira kira 120 tahun, dikarenakan sakit. Jenazah beliau dimakamkan dikomplek pemakaman keluarga dibagian belakang gedung SMP/SMK PERWIRA Ulujami Pesanggrahan Jakarta Selatan.(Robbighfirli waliwaalidayya warhamhuma kamaa robbayani shoghiro)
    Sepeninggalnya Haji Dilun, Muhammad Syukri tetap menjalankan kegiatan mengajar maen pukul Troktok dirumah. Inget dulu waktu saya masih kecil kira kira usia 4_5 tahun, hampir tiap malam rumah saya selalu ramai didatangin rombongan anak muda untuk belajar. Masing masing rombongan ada yang berjumlah 10_20 orang. Mereka tidak saja berasal dari Ulujami,tapi juga ada yang berasal dari luar wilayah Ulujami. Namun sayang selama ini nggak ada pendataan tentang murid.
    Pada hari selasa dinihari tanggal 10 Juli 2001Haji Muhammad Syukri meninggal dunia dikarenakan sakit,beliau dimakamkan pemakaman wakaf Ulujami(dibelakang kelurahan Ulujami)

  58. luqman syukri mengatakan:

    MAEN PUKUL TROKTOK H.M.SYUKRI ULUJAMI PESANGGRAHAN JAKATA SELATAN

    A. J U R U S
    1. jurus angin(pukul)
    2.Deprok
    3.Kepang/Seliwa
    4.Kancut(tendangan dengkul)

    B. L A N G K A H (dalam maenan ini Langkah dimulai dengan Langkah 2, dan ditutup dengan Langkah 1)
    1. Langkah 2 Kurung
    2. Langkah 3 Kurung
    3. Langkah 4 Colong
    4. Langkah 5
    a. Sangkol
    b. Tetes
    5. Langkah 1
    a. Silo Macan
    b. Ngayak

    C> S A M B U T

    s i l s i l a h / s a n a d maenan ini adalah
    1. LIE CENG OEK, nama besar beliau masuk dalam sanad maenan ini berdasarkan Guru Marzuk “sempat”belajar kepada beliau( menurut penuturan lisan Alm H.M.Syukri)
    2. Guru Marzuk Rawa Kidang Tangerang
    3. H.Dilun bin Syairan bin Madi
    4.H.M.Syukri bin H.Dilun

  59. Tubagus Fahmi mengatakan:

    assalamulaikum

    perkenalkan saya fahmi dari perguruan silat BEKSI betawi

    saya punya teman seorang guru silat aliran sabeni namanya bang Tarman. saya inign tahu lebih lanjut mengenai sejarah troktok di ulujami karena ada kesamaan sejarah di masternya yaitu LIE CENNG OEK. bagaimana awal mula guru marzuk bisa belajar dengan beliau. karena kami di BEKSI asal muasal ilmunya asli dari master LIE CENG OEK yang kini diteruskan anaknya yang bernama LIE TJI TONG yang sudah berurmur sekitar 80-an mungkin..

    terima kasih

  60. MAS EKO mengatakan:

    mas toro ada kegiatan yang lain ga buat rekan2 kita?

  61. Farel mengatakan:

    Tuk All yang ampe sekarang masih exist di silat betawi sabeni, boleh naya dikit kaga saat ini yang masih exist latihan silat sabeni ada di maneyee, oh ye ane anak tenabang asli dulu pernah belajar silat sabeni waktu taon 97 an dach ..tapi sekarang ane lupe jalanye sekarang ade niatnya mau belajar lagee buat ngewarisin ke anak biar die tahu bahwa di betawi ade yang namanya jurus sabeni ( kelabang nyebrang, jurus cina, merak ngigel, naga ngerem dan jurus toya nya sabeni khusus toya dah jarang tuch yang punya)
    bagi bagi inpo yee email ane farelramadhan@yahoo.com

    • Lukman Syukri mengatakan:

      wa alaikum salam .emang saya akui ada kesalahan dalam penulisan nama “Lie Ceng Oek” yang notabene “Beksi”, seharusnya nama beliau tidak masuk dalam sanad maen pukul Langkah Troktok H.M Syukri Ulujami yang bersumber langsung dari Guru Marzuk Rawa Kidang Tangerang. seharusnya penulisan sanad yang benar dalam susunannya adalah sebagai berikut:
      1. Guru Marzuk Rawa Kidang Tangerang
      2. a.H.Dilun bin Syairan bin Madi
      b.Ki Belum Ulujami
      c.Kong Awi Peninggaran Cipulir.
      3. HM.Syukri bin H.Dilun
      (sementara penyebutan nama besar Lie Ceng Oek berdasarkan penuturan langsung dari alm HM.Syukri. hal ini membuat kami selaku penerus maen pukul Troktok menelusuri kembali sejarah dan silsilah maen pukul ini. dan menghasilkan beberapa kesimpulan yang salah satunya adalah maen pukul ini bersumber langsung dari Guru Marzuk Rawa Kidang Tangerang. Dalam tulisan ini saya mohon maaf apabila ada khilaf dalam tulisan tulisan saya mengenai penyebutan nama besar Lie Ceng Oek dalam susunan sanad Pencak Silat Tradisional Betawi LANGKAH TROKTOK H.M.SYUKRI ULUJAMI

  62. ashwin mengatakan:

    tempat lathane di mn tuh…

  63. Widya mengatakan:

    Saya tertarik ingin mengetahui lebih lanjut informasi keberadaan sanggar pencak silat di daerah bekasi. Saat ini saya tinggal di daerah Bekasi Barat. Mohon diinformasikan melalui email saya widya.kartikarini@muchnar.org.
    Ohya, pencak silat bisa dimulai dari umur berapa ? saya ingin mendaftarkan anak saya, umur anak saya saat ini 6 tahun. Terima kasih

  64. fikri mengatakan:

    saya pengen latihan di sana
    tapi saya ga tau tempat ltihannya.

    tolong saya ke pengen bngt ltihan di tmpat engkong sabeni.

    • fikri mengatakan:

      maaf nec bkannya sya ga sopan

      sya kepngen bngt ltihan d sna
      tlpn sya k sni 087886992298

      tolong bntuannya assalamualaikum.

  65. tokofilm silat mengatakan:

    FILM SILAT TERBARU 2010

    Halo………
    Para penggemar film silat, korea, mandarin dan jepang………..
    silahkan kunjungi http://www.tokofilmsilat.co.cc

    atau hubungi kami SMS 085287626777

    Terima Kasih

  66. rian mengatakan:

    kawan-kawan!gimana kalo silat sabeni dibikin filmnya?
    jangan kalah dong sama ipman.
    saya harap nih kita bisa ngangkat film sabeni,biar anak muda indonesia tahu kalo mereka punya pahlawan yang beken dijamannya.rame buat didiskusiin nih!
    wanda_rahmadi@yahoo.co.id

    • surya mengatakan:

      ANE setujuh tapi maenanye yang dipake harus diskusikan dulu dengan anak cucunye yang masih pade ade,,repot kalo ga sowan an ame sanak sodarenye tau kendiri anak TENABANG kudu ade tata keramehnye….

  67. Lukman Syukri mengatakan:

    silat betawi langkah troktok

    MAEN PUKUL TROKTOK DI ULUJAMI

    Maen pukul Troktok atau yang di Ulujami biasa disebut dengan “LANGKAH” atau “RONCE” adalah salah satu maen pukul disamping beberapa aliran maen pukul yang ada dan berkembang di Ulujami. Maen pukul ini dibawa ke Ulujami sejak Kong H Dilun mempelajarinya dari Guru Marzuk asal Rawakidang Tangerang. Guru Marzuk adalah seorang guru yang selain dikenal dengan penguasaan teknik-teknik beladiri yang mumpuni beliau juga dikenal dengan kealimannya sebagai seorang ulama. Kong H Dilun merupakan murid angkatan pertama asal Ulujami yang mempelajari maenan ini yang selanjutnya beliau menurunkan kepada anak-anaknya yang salah satu diantaranya adalah H.M.Syukri. Langkah Kong H Dilun belajar kepada Guru Marzuk kemudian diikuti oleh beberapa anggota keluarga dan kerabat lainnya asal Ulujami. Mereka tersebut diantaranya adalah:

    1. Ki Belum(H.Hablum)
    2. Ki Inan
    3. Kong Awih,Peninggaran Cipulir

    Maen pukul yang bagi kebanyakan pemuda betawi khususnya di Ulujami saat itu menjadi semacam menu wajib disamping menu wajib lainnya seperti sholat dan mengaji yang selalu mengisi keseharian mereka. Masyarakat Ulujami yang saat itu pola kehidupannya adalah berkebun/bertani dan juga sebagai penjahit peci(kopiah) tetap berusaha meluangkan waktunya mempelajari maen pukul Troktok ini disela-sela istirahatnya dari kelelahan seharian berkebun/bertani dan menjahit peci.
    Alhasil dari sekian banyak murid yang “jadi”,Ki Belum adalah salah satu murid asal Ulujami yang diberi kepercayaan oleh Guru Marzuk untuk mengajarkan ilmu maen pukul ini.(menurut informasi dari beberapa murid senior,Ki Belum menyebarkan/mengajar maen pukul Troktok sampai kedaerah Petojo dan sekitarnya,sedangkan H.Seud bin Guru Marzuk yang saat itu menjabat sebagai seorang wedana didaerah Kebayuran/Peninggaran Kebayuran(sekarang Kebayoran Lama) adalah yang mengajar/menyebarkan didaerah Kebayuran itu sendiri dan sekitarnya(Radio Dalam,Lebak Bulus,Kemang dan Terogong…?).

    Sementara itu dikediaman Kong H Dilun dimana beliau mengajarkan anak-anaknya kerap kali dikunjungi oleh Ki Belum,Ki Inan maupun Kong Awih. Selain bersilaturahmi biasanya dalam kunjungan mereka tersebut selalu di”bumbui” dengan mengajak H.M.Syukri ber”tukar pikiran”,hal ini menjadikan H.M.Syukri selain mendapat pelajaran dari bapaknya juga semakin terasah dengan adanya proses “tukar pikiran tersebut”.
    Setelah lamanya proses pembelajaran tersebut,H.M.Syukri mulai sering menghabiskan waktunya diluar Ulujami bahkan ia sempat beberapa lama menetap untuk tinggal dibeberapa tempat seperti diKemanggisan(keluarga istrinya). diPasar Baru dan juga di Rawa Bengkel Cengkareng(keluarga kakak-kakaknya) hingga akhirnya ia diminta untuk kembali menetap diUlujami oleh keluarga dan kerabat.
    Sekembalinya H.M.Syukri di Ulujami banyak para pemuda menyambutnya dengan minta diajari maen pukul Troktok kepadanya dikarenakan antara lain banyaknya tokoh/guru maen pukul Troktok di Ulujami yang telah wafat juga lantaran adanya perintah dari salah seorang kiai besar diUlujami(KH.Mansur Fathi bin H.Abdul Muin bin H.Buang) yang sekembalinya ia dari “mukim”di tanah suci Mekkah yang menyemangati para pemuda untuk mempelajari maen pukul sebagai salah satu kewajiban membela diri,keluarga dan kampung halamannya.
    Sejak itu sanak saudara dan kerabat banyak yang berniat untuk belajar. H.M.Syukri dalam menerima murid-muridnya biasanya ia memerintahkan kepada sicalon murid untuk terlebih dahulu mempelajarinya dari tempat/guru lainnya dengan alasan untuk menghormati para guru yang masih ada,hal ini pernah dialami oleh salah satu murid senior yang bernama Bang Aini ketika bermaksud menyampaikan niatnya untuk minta diajari maen pukul oleh beliau. ia beberapa kali ditolak hingga Bang Aini sempat mempelajarinya(Troktok) dari Kong Awih bahkan ia juga sempat belajar maen pukul dengan aliran aliran yang berbeda,hingga ia pun diterima sebagai murid oleh H.M.Syukri(penampilan maen pukul Troktok pernah ditampilkan distasiun TVRI pada tahun 80-an atas undangan Bapak Eddy Nalapraya. Yang pada kesempatan tersebut Bang Aini yang didampingi H.M.Syukri sempat menampilkan maen pukul Troktok).

    Maen pukul Troktok yang diajari H.M.Syukri kepada murid-muridnya ini dimulai dengan “JURUS”(biasa disebut dengan “JURUS ANGIN”) yang terdiri dari 4 jurus dasar diantaranya adalah:
    1. Jurus Pukul
    2. Jurus Deprok
    3. Jurus Kancut/Bentak
    4. Jurus Kepang/Seliwa
    (susunan jurus ini bisa berubah sesuai kemampuan sicalon murid dalam penguasaannya)
    Lalu setelah menguasai 4 jurus tersebut lalu dilanjutkan dengan LANGKAH atau rangkaian dari jurus-jurus dasar,yang dimulai dengan langkah 2 dan ditutup dengan langkah 1 berikut susunannya:
    1. Langkah 2 Kurung
    2. Langkah 3 Kurung
    3. Langkah 4 Totok/Colong
    4. Langkah 5, terbagi menjadi 2
    a. Langkah 5 Sangkol
    b. Langkah 5 Tetes
    5. Langkah 1, juga terbagi menjadi dua
    a. Langkah 1 Silo Macan
    b. Langkah 1 Ngayak.
    (Sedangkan susunan pada “LANGKAH” ini terdapat sedikit perbedaan pada versi awalnya)
    Dan setelah murid dinilai telah “licin” penguasaannya atas jurus dan langkah,barulah ia diberi gerak-gerak sambut/aplikasi.

    Berikut beberapa nama/istilah dalam sambut;
    1. Kancut/Bentak
    2. Patah kaki
    3. Cekikan
    4. Guntingan
    5. Kelim
    6. (n)jiret
    7. Patah pinggang
    8. Junjang
    9. Limbang
    10. Sabet kaki
    12. Bendung Dll
    Yang masing-masing gerak sambut tersebut mempunyai bukaannya masing-masing mengimbangi bukaan lawan. Karena pada dasarnya setiap kunci pasti ada bukaannya.

    Sementara untuk permainan senjata dalam hal ini H.M.Syukri tidak mengajarkan secara khusus melainkan senjata mengikuti/mengiringi gerak dan jurus. Adapun permainan toya yang diciptakan oleh Kong Awih(konon terciptanya permainan toya ini lantaran kejadian bentrok antara Kong Awih dengan beberapa polisi belanda pada saat itu.yang melahirkan gerak-gerak spontan dalam bertahan dan menyerang) diperkenalkan H.M.Syukri kepada murid-muridnya,namun tidak dijadikan sebagai pelajaran utama.

    Gerak jurus,langkah dan sambut yang diajarkan oleh H.M.Syukri kepada murid-muridnya mempunyai sedikit perbedaan dengan gerak jurus,langkah dan sambut pada versi awal maen pukul Troktok ini di Ulujami. Hal ini disebabkan antara lain penekanan H.M.Syukri pada permainan akal yang dibarengi dengan kecepatan dan ketepatan(murni teknik). Akal dalam merespon gerak lawan yang menghasilkan gerak spontan yang cepat dan tepat dalam melancarkan serangan balik kepada lawan dan usaha menempatkan pada posisi selalu siap dalam menghadapi serangan lawan selanjutnya. Pada tahap inilah seorang murid dituntut/dipancing mencari akal bagaimana meladeni lawan dakam posisi yang selalu menguntungkan yang di Ulujami dikenal dengan istilah “Beronce” atau “Ronce” yang diartikan dengan “Selalu sambung tak terputus layaknya anyaman rantai”(“semakin banyak akalnya,semakin banyak bukaannya”). Juga pada tahap ini pula H.M.Syukri memberikan kebebasan kepada murid-muridnya untuk menghasilkan gerak-gerak yang spontan dalam menghadapi serangan yang tidak terpaku pada apa yang selama ini diajarkan. Untuk lebih lanjutnya beliau memberikan penilaian mana yang boleh dipakai dan mana yang tidak dengan prinsip pakai,mana yang menguntungkan dan tinggalkan mana yang merugikan. Serta memberikan pilihan-pilihan tersebut kepada murid-muridnya. Prinsip ini juga yang menjadikan ada sedikit perbedaan dengan Troktok pada versi awalnya di Ulujami.

    Sedangkan ritual “Ngonde” pada maenan ini yang dijadikan sebagai penutup keseluruhan pelajaran maen pukul ini mulai ditinggalkan oleh H.M.Syukri sejak beliau mulai mengajarkan maen pukul ini.

    Beberapa hal penting yang selalu diajarkan H.M.Syukri,antara lain:
    1. Semua jenis dan aliran maen pukul itu baik dan bagus semua. Tinggal bagaimana yang mempelajari mengamalkannya(Kong H Dilun).
    2. Tinggalkan yang sekiranya merugikan bagi kita, dan pakai yang sekiranya menguntungkan bagi kita.
    3. Ambil yang ada didepan mata, Jangan kejar yang jauh.
    4. Jangan pernah meng”ecer”/”keteng” jika menghadapi situasi yang berbahaya, langsung “borong” saja. dll.

    Mengingat sejarah maen pukul Troktok di Ulujami dari dulu hanya disampaikan dari mulut kemulut saja tanpa ada pencatatan yang jelas mengenai ini. Akhirnyapun beresiko melahirkan beberapa versi cerita/sejarahnya, begitu pula pada susunan sanad/silsilah pada maenan ini. berikut beberapa versi sanad/silsilah yang ada dikenal diUlujami;

    A. 1. GURU MARZUK
    A. 2. -Kong H dilun -Ki Belum -Kong awih -Ki Inan
    A. 3. H.M.Syukri

    B. 1. Lie Ceng Oek
    B. 2. Guru Marzuk
    B. 3. -Kong H.Dilun -Ki Belum -Kong Awih -Ki Inan
    B. 4. H.M.Syukri.

    C. 1. Guru Marzuk
    C. 2. -Ki Belum -Kong Awih
    C. 3. H.M.Syukri

    Dari 3 versi sanad/silsilah yang ada dan dikenal di Ulujami,sanad yang pertama(A) lebih diyakini keakuratannya dibandingkan dengan versi kedua(B) dan ketiga(C). Adapun penyebutan nama besar Lie Ceng Oek yang notabene BEKSI pada sanad/silsilah versi 2(B) semata mencoba menampilkan apa adanya sesuai dengan apa yang ada dan berkembang di Ulujami,tanpa ada maksud lain/tertentu.

    Berikut beberapa nama murid-murid senior yang tersisa dan masih aktif di Ulujami;
    1. M.Nashri bin H.M.Syukri(Bang Nashri)
    2. Otong al Hasan bin Acing S(Bang Otong)
    3. Aini bin M.Dahlan(Bang Aini)
    4. Suryadi(Bang Ewa)
    5. Adang Kurnia(Bang Engkur)

    Akhirnya tulisan ini hadir dimaksudkan sebagai pelengkap dan sekaligus sebagai koreksi atas kekhilafan-kekhilafan pada catatan saya di Facebook yang dicopaskan ke Sahabatsilat.Com dan situs lainnya,meskipun tidak tertutup kemungkinan pada tulisan inipun terdapat beberapa kesalahan mengingat data-data yang minim dan tradisi lisan dalam penyampaiannya selama ini.
    Setidaknya,hadirnya tulisan ini semoga menjadi motivasi generasi muda khususnya betawi untuk lebih mencintai budayanya sendiri agar dirinya tidak menjadi “asing” ditengah ruang redup dengan sorot lampu yang kerlap-kerlip…kerlap-kerlip…kerlapnyapun kerlip…

    Ulujami,13 10 10
    Lukman Syukri
    Diposkan oleh silat troktok

  68. sunandar mengatakan:

    ada yang tau tidak alamat silat betawi di daerah pamulang

  69. ubai mengatakan:

    tolong dong tempat latiannye sabeni dimane? biar budaye betawi kagak luntur dimakan jaman..

  70. ubai mengatakan:

    buat sohib2 pendekar betawi, kenape kagak ente pampang aje tuh alamat2 padepokan silat ente supaye generasi mude kite kagak suseh2 nyarinye..katenye mau ngelestariin budaye betawi…!!!!

  71. leman mengatakan:

    ane pnya sket jln rahmat tempo dulu

  72. leman mengatakan:

    ane ank almarhum bng uut,,cb(ayah)ane murid dri almarhum cang du nma asli nye abdul somad..sliwe gnti kki,silem brung,,brung bka syp msh byk jln nye.
    .tpi syng generasi nye ude pd kga da..ane dkt ma cucu nye kong rhmat,,nma nye rahmat marzuki biase di pngl cing rahmat..beliau org nye low profile

  73. rissang mengatakan:

    assalamualikum …
    bang mau tanya nih.. kok silat jaln nem saya gak boleh msuk IPSI… (guru saya bilang bgtu)dulu pernah di test ama IPSI waktu jaman kong misar/anaknya di pengasinan…. tpi ada juga jlan nem yang udah msuk IPSI………kok bisa bgtu ya bang…?

    mau tanya tahun berapa,guru saya udah lupa… maklum umurnya 92 tahun…wew

    pokonya jaya terus persilatan INDONESIA…. 1 untuk semua dan semua untuk 1……yippy..

  74. fachrian mengatakan:

    kira2 pendaftarannya dimane bang??

  75. Didit fresher mengatakan:

    asaalamu’alaikum bang ane tertarik bgt tuh ma silat sabeni tlg info nya dong tempat latihan nya di mana? jam brp?sama hari apa aja bang…..klo bisa yang deket2 daerah kebayoran gitu bang tapi aliran nya nyang sabeni ya bang…TQ.wassalam…..

  76. hendy mengatakan:

    Assamualaikum bang…
    ane dari jawa nih.. ane tertarik mau pelajari silat betawi.
    ada info gak.. dimana ane bisa belajar silat betawi untuk daerah tangerang.

    Wassalam

  77. andika mengatakan:

    aye andika bang, aye nak betawi asli bang.
    bang, aye mau belajar silat di daerah tanah abang, alamat lengkapnye dimane ye bang? makasih bang sebelumnye..

    atau tolong email ke : andika_s07@yahoo.co.id
    beli terasi di daerah jombang,
    makasih ye bang.

  78. heri mengatakan:

    aye asli betawi neh,, dari dulu mo blajar silat betawi tp blm kesampean. aye pnah blajar ame babeh ga nyampe kelar lgian dulu msh kecil jd trus udeh pade lupe. nah skrg mo banget neh blajar silat betawi,, nyang mane aje deh,,, sabeni boleh,, beksi boleh,, pokoknye yg mane aje boleh,, tolong infonye ye dikirim ke email ane klo boleh skalian infoin alamat2 tempat blajarnye dimane aje,, sms ke nmer ane jg boleh deh,, lbh baek lg tuh. neh nomer ane,,, 085711228798,, makasih banyak sebelon & sudahnye!!

    • awaludin rahman mengatakan:

      bang gwe kepingin bet belajar pencaksilat,,buat pegangan gwe aje klo lagi pegi-pegian…jakrta bnyak bet bocah yg kae jagoan..buat pegangan aje klo gwe di kolekin ,,klo gag di gebukin gtu bang,,,,tolong hub aje nomer gwe nih 089660482520.. tolong ye bang,,,

  79. ari cahyono mengatakan:

    Assalamu’alaikum..kawan2 ini alamat email ane ariaricahyosanjay@yahoo.com salam hangat dari sibetok rahmat tenabang always.

  80. organikdot mengatakan:

    assalamualaikum, abang abang sekalian.ane irfan.ane tinggal diGANDUL CINERE.dulu ane pernah ikutan Sinar Cimande karena dulu sebagai itung itung olahraga saat mondok. ane sebenernya pengen banget ikutan lagi di silat betawi.cuman nyari nyari yg deket rumah belom tau infonya.ada sodara dis etu babakan, ane sie lom sempet nyamperin.nahh ane pengennya asli langsung dari gandul aja.bang mohon infonya ke ane yeh, ane pengen banget.maklum ane asli betawi bang.kagak campuran.hehe.ini nomor HP ane bang, kalau ada info untuk di Gandul Cinere.Ane tunggu SMS nya bang.atau email ane juga boleh: irfandot@gmail.com. makasih ya bang…

  81. ncank mengatakan:

    Assalamualaikum wr.wb.
    kalau abang2 mau balajar silat sabeni tenabang buka aje websetnye :
    http://www.sabenitenabang.com penjelasanye komplit tinggal liat aje.

    ncank
    bondzae tenabang

  82. Habil_Daishi mengatakan:

    wah ane umur 16 taon lagi blajar jurus jalan cina,,udeh pngen jurus kelabang gan……

  83. bg aj aku bg aku tau

    gara gara silat boy yg di tv trans itu mangkanya aku mau belajar
    sma abg …………..,.,.,.,.,.,.,<<

  84. joe mengatakan:

    ada yg tau padepokan silat sabeni gk yg dulu pernah diliput di tv acara martial art thx

    • Anang mengatakan:

      Silat Sabeni yang pernah tampil di Trans TV beralamat di gg Mess dalam persis depan mess irian Mereka tergabung dalam Satu perguruan Silat dengan nama KELABANG {Keluarga besar Tenabang }

  85. m. farras hilmy mengatakan:

    ane mao gabung neh..
    mao ikut silat betawi yg dinamain sabeni…

    ada nomer hape yg bisa ditinggalin gak.?
    biar ane bisa komunikasi lebih lanjut neh…

    ane tinggal di daerah tanah abang ni kebetulan…

  86. Anang mengatakan:

    SENDENG POKOL TOJOH (SINDING PUKUL TUJUH ) adalah salah satu Aliran silat yang sangat sedikit sekali penerusnya , aliran ini jarang sekali di pertunjukan di depan publik di sebab kan kurang menarik jalan jurus”nya ,kebenaran Ane salah satu yang pernah mempelajari maen pukul ini dari dari dua aliran sendeng yang hanya sedikit perbedaan nya, Aliran Sinding yang Ane dapet adalah Sendeng Maling ini ada 7 jurus dan cukup seminggu mempelajarinya “Guru besar Kami bernama Alm Wa’ Asyim beliau yg membawa sendeng ke kamp Kami dan di populerkan oleh Guru Besar yang bernama Wa Ni’min ( Sya’imin ) Ane sendiri belajar dari 3 orang Guru aliran ini 1. Syambas (ini murid Kong Nimin ). 2.Nurdin (Empi ) ini juga murid kong Ni’min 3.Aba’ Rachman ( Putra Guru Besar Kong Nimin.kalo Babe Nunung sahabat Guru Ane yang bernama Nurdin ( Empi )

  87. Anang mengatakan:

    Ass Bang ,ma’af Abang dapet sket Rachmat Ba Du’ dari siape? kebeneran Ane murit nye dan masih melatih aliran tersebut di Tenabang , maklum Bang Aliran tersebut dulu nye cuma sedikit murit nye ( Anang Tenabang )

  88. viqrand mengatakan:

    kalo mao belajar beksi daerah joglo jakbar dimane bang yg deket. ?

  89. viqrand mengatakan:

    kalo mao belajar beksi daerah joglo jakbar dimane bang yg deket. ?

    Mantan pandawa lima.

  90. ugron mengatakan:

    babeh ngajarin maen pukul ,tapi nggk ada nama ny,klau mau mampir maen dah di daerah pondok labu ,jaksel,,ugron_49@yahoo.com

  91. Heru Effendy mengatakan:

    Buat pemilik cerita atau yang paham banget soal silat Sabeni, mohon kontak saya…siapa tahu kita bisa bikin film Sabeni ini.. say perlu data-data nya..

    salam hormat
    heru effendy
    herueff@yahoo.com

  92. sondang24 mengatakan:

    assallamuallaikum semua, salam dr anak pengasinan sawangan depok,
    yang kate nye maaf” ajja. banyak sebutan untuk daerah sy,
    tp menurut sy sendiri yg di sebut pengasinan adalah nama kampung sy, tp kl nama jurus nya, ada yg bilang KOTEKAN-JALAN ENAM-dan ada juga yg bilang TAHAP 4 LIMA PANCER-KILAP BUANA
    apa pun itu buat kami tida masalah, asal kita bs saling merhagai satu sama lain. dan semua nama silat itu hanyalah NAMA aja, bagus atau tidak tergantung dr diri kita yg membawa nya, karna yg banyak orang bilang, khusus nya yg ane denger dr keturunan ane, SILAT ADALAH SHALAT dan SHALAT ADALAH SILAT, itulah bela diri pengasina, dan umum nya semua, karna katenye engkong ane, orang shalat, kg ada yg mukul/menendang. kecuali orang yg di luar ajaran islam,,,, hehehehehe,,,,,,,,,,

  93. sondang24 mengatakan:

    nanti ane sambung lagi ye, insa allah………

  94. acep mengatakan:

    السلام عليكم

    dha yg tw alamat tempat bljr pencak silat sabeni gx?

  95. adul hufron mengatakan:

    salam persaudaraan…
    ane minta alamatnye beh…

  96. adul hufron mengatakan:

    assalam…
    bah ane mau berguru silat, mohon bimbingannya…

    0896 0266 8470

    wassalam…

  97. adrian mengatakan:

    bang ada yang tau “Silat Gerak Rasa” Haji Nunung klo ada mohon ane dikirimin alamat lengkap dan contact person nya ke email ane adrian.syatha@gmail.com
    terima kasih

  98. Johan mengatakan:

    Bang Ari ..
    Ente dulu blajar sama N’cing Ramdani ea???
    Ente Berarti Seangkatan Sama Bang Marta,Topik Burung & Ka Solah Dung ..
    Ane Sempet Blajar Sama Almarhum N’cing Ramdani ..
    sekarang Ane belajar Sama H. Sabilah ..

  99. Mari lestarikan beladiri pencak silat dan jadikan sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan keabngsaan bagi kita dan generasi selanjutnya.

  100. iwan mengatakan:

    Tergantung kite bang sebagai orang tua…anak2 kite mau dibawa kearah kemana…contohnya aja bukannya di suruh ngaji malahan dursus bahasa ingris…begitu pula dengan beladiri….bukannya belajar tradisi betawi malahan karate dsb…dstrusnya…

  101. muhammadyanto46@yahoo.com mengatakan:

    assallamuallaikum.. semua saudare2 ane yang d mana aje, ane mau kasih info encang ane d TANJUNG PRIOK ngajar PUKUL/MAENAN betawi, PENDIRINYA ADALAH HAJI JIIT DI WARISKAN PADA BABEH SANUSI SEKARANG ENCANG ANE HAJI MEAN,memang tuk saat nie yg mau belajar PUKUL/MELESTARIKAN MAENAN WARISAN BETAWI susah banget, sangat sayang klo harus ilang tuh MAENAN, jadi buat semua saudare2 AYO KITA JAGE/LESTARIKAN BUDAYA KITE.

  102. Istanamurah mengatakan:

    dari dulu sampe sekarang ingin rasanya aku tahu tentang silat! tapi gak ada waktu untuk belajar silat!!

  103. dody mengatakan:

    Asslm.ane orang asli betawi cma sama sekali ga tau tentang pencak silat betawi ane mau tau pencak silat sabeni alamat lengkapnya di mana ya skr pencak silat betawi ud langka sekali mohon bantuanya umur saya uda 33 thn apakah masih bisa belajar pencak silat tkt karena ud berumur nnti di blang ud telat lgi hehehe

  104. Ping-balik: sejarah daerah kemanggisanReferensi Sejarah | Referensi Sejarah

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: