Silat Betawi Aliran Sabeni
Maret 1, 2007
Sabtu, 23 September 2006
Tangan lelaki berusia 74 tahun itu berkelebat cepat. Punggung tangannya beradu. Plak! Suaranya begitu keras. Kakinya maju selangkah sambil menebas ke kiri dan kanan. Tetap dengan serangan jurusnya, ia berputar mengelilingi ruang tamu rumahnya. Sebentar kemudian, napasnya memburu. “Maklum, ude berumur,” katanya sembari tertawa.
Mengenakan peci hitam, kemeja, dan celana pangsi putih, Muhammad Ali bin Sabeni terlihat gagah. Ia bak sosok jago Betawi tempo dulu. Cocok dengan statusnya sebagai ahli waris Silat Betawi Aliran Sabeni.
“Yang barusan itu namenye Kelabang Nyebrang,” ujar Babe Ali, panggilan akrab Sabeni. Kelabang Nyebrang adalah jurus silat yang membuat ayah Ali, Sabeni bin Haji Chanam, melegenda di tanah Betawi. Sejarahnya, Sabeni, yang mendirikan Aliran Silat Sabeni, adalah jago Betawi yang disegani di Tenabang (nama Tanah Abang dulu kala).
Babe Ali bercerita. Aktivitas ayahnya, yang lahir pada 1860, sempat membuat Kompeni Belanda tak senang. Sebab, dia yang mengajarkan anak-anak muda Tenabang ilmu silat Bahkan Kompeni sempat mengupah jawara lokal untuk menghabisi Sabeni. Tapi gagal. Kehabisan akal, Kapten Danu yang memimpin Hoofdbureau van Politie (Kepolisian Hindia Belanda) memanggil petinju dari negara asalnya dan seorang jago kungfu dari Cina untuk menantang Sabeni.
Princen Park (sekarang Taman Lokasari, Jakarta Barat), disaksikan ratusan warga Betawi dan Belanda, Sabeni berhasil mengalahkan kedua lawannya itu. Bukan cuma kali itu Sabeni harus menghadapi musuh asing. Kala Jepang masuk pada 1942, ia ditantang di ebon Sirih Park (sekarang Balai Kota DKI) untuk bertarung dengan ahli karate dan judo.
Sabeni, yang ketika itu sudah berusia 83 tahun, menang lagi. Dua pertarungan itu diabadikan dalam film Berkas Tempo Doeloe yang diputar TVRI pada 1985. Jalan Kuburan Lama, Tanah Abang, tempat makam Sabeni, oleh pemerintah DKI diganti menjadi Jalan Sabeni.
Begitu melegendanya nama Sabeni sampai almarhum Benyamin Suaeb datang kepada Babe Ali untuk minta izin menggunakan nama Sabeni dalam karakternya di sinetron Si Doel Anak Sekolahan. “Saya izinkan karena nama Sabeni kan banyak,” katanya. Saat ini Silat Betawi Aliran Sabeni diteruskan oleh Babe Ali, yang merupakan anak ketujuh Sabeni.
Karena usia yang sudah lanjut, tugas melatih diserahkan kepada anak lelakinya, Zul Bachtiar. Ciri khas aliran itu adalah karakternya yang memang dikhususkan untuk bertarung. Menurut Eko Hadi Sulistia, murid Aliran Sabeni yang juga pengurus Forum Pelestari dan Pencinta Pencak Silat Tradisional Indonesia (www.silatindonesia.com), Aliran Sabeni tidak memiliki embang dan memang murni untuk beladiri.
Ini berbeda dengan aliran Betawi lainnya yang dapat dipergunakan untuk tarian atau ngibing,” katanya. Perbedaan lainnya, apabila karakter umum aliran pencak silat adalah bagaimana bertahan dan mengelak dari serangan, Aliran Sabeni justru mengutamakan penyerangan. “Kami balik menyerang kalau diserang.”
Pukulan tangan dan tendangan kaki, pada silat Betawi lain, dilakukan bergantian untuk menyerang. Pada Aliran Sabeni justru dilakukan bersamaan. “Lawan akan sulit mengantisipasi serangan.” Ciri khas lainnya adalah Aliran Sabeni mengandalkan gerakan tangan yang sangat cepat dengan sasaran muka dan daerah-daerah berbahaya.
Dan yang tak kalah penting, “Tidak boleh ada jarak dengan lawan. Kami harus bertarung dengan jarak yang sangat dekat.” Dengan segala keunikannya, Aliran Sabeni memiliki keunggulan dari aliran silat yang lainnya. Tapi itu juga menjadi kelemahannya karena ternyata cukup sulit untuk mempelajarinya.
Maraknya olahraga beladiri asing di Tanah Air membuat Aliran Sabeni hanya memiliki anggota yang bisa dihitung dengan jari. “Kami berharap banyak anak muda yang mau melestarikannya,” kata Eko.AMAL IHSAN – Tempo
Entry Filed under: aliran. .
54 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed








1.
oche | Mei 5, 2008 at 1:18 am
ada yang tau nga silat yang di daerah parung di kampung pengasinan (silat betawi)…….
2.
junaidi | Agustus 25, 2009 at 2:19 pm
ada dipengasinan parung..mungkin nmanya kotek..atau macan siliwangi
3.
Arifin | Mei 19, 2008 at 4:13 pm
Kalau tak salah namanya silat langkah enam pengasinan. Saya pernah saksikan peragaannya di TV dari seorang wanita yang tinggal di Curug Pengasinan, Bojongsari Depok. Dirumahnya ia dikenal sebagai ibu rambo karena aktif silat dan kemandiriannya dalam berbagai hal. Oleh Dompet Dhuafa ia pernah dinobatkan sebagai Ibu Tangguh, sebuah penghargaan bagi ibu mandiri.
4.
Ari. CS | Juni 9, 2008 at 9:19 am
Kita semua bangga bahwa silat betawi sekarang ini sudah banyak dikenal banyak pesilat lokal maupun bela diri import, tetapi sayang saat ini juga banyak anak muda generasi bangsa yang kurang peduli terhadap kebudayaan leluhur negeri ini khususnya seni bela diri betawi,coz masih cenderung melihat pamor dan promosi saja pada setiap bela diri terutama bela diri import padahal masih banyak kelebihan2 bela diri lokal (silat kampoeng) yang tak dimiliki bela diri import. Tentang silat betawi tenabang selain sabeni, cingkrik ada juga silat asli tenabang namanya aliran rahmat atau julukan “si betok” memang tidak setenar sabeni tapi namanya juga disegani oleh silat tenabang lainnya termasuk sabeni. Jurus2nya simpel,sederhana, berbobot dan tidak menjual diri untuk komersil. Alhmdulillah saya salah satu murid terdekat dari pewaris aliran rahmat ini yaitu ncing ramdani yang beliau sekarang sudah meninggal dan gak tao siapa pewaris sesudah beliau..mulai dari jurus dasar 18 series, 9 jurus tio liong kun (langkah naga terpusat) dan beberapa jurus binatang bangau, ayam hutan,kera putih, banteng dll..berikut jurus buahnya yang kesemua itu alhmd sudah saya bukukan dan jaga dengan baik sebagai amanah dari sang pewaris yang telah tiada..thank’s
5. Silat Betawi Aliran Sabeni - silattradisi.com | Juni 17, 2008 at 11:19 am
[...] [...]
6.
Ary viera | Juli 21, 2008 at 5:22 am
dimana saya bisa latihan silat sabeni?tolong informasinya…
7.
tian bastian | Oktober 28, 2009 at 2:06 pm
ada anak tanah abang namanya bang udin sekarang dah pindah ke daerah krukut limo depok tetangga kampung cinere, kita pada belajar ma dia. gerakan nya luwes ada naga ngeremnya
8.
Lee | Agustus 6, 2008 at 5:53 pm
nyang bikin certe bisa aje.. nyang orang Jawa itu yah… nyang kerjanye di Tempo? Kepale botak.. ngaku murid Sabeni.. ntar ketemu latian gue krjain die..
9.
ABU | Agustus 7, 2008 at 6:32 am
saya sangat bangga pada seni beladiri indonesia.dan saya pernah belejar silat Sabeni dan silat aliran Rahmad,tapi yang saya tekunih silat rahmad saya belajar di SMP 70 dengan (alm Bpk nurdin taba) belia wafat umur 86 ,dia pernah bercerita pada saya bawa dia belajar sama (alm) sijuki anak si rahmat. dan dia perna bilang kalau rahmad Bapak nya namanya(Alm) Hj Abdul fakir.dan saya juga pernah ketemu sama cing ramdani pada tahun 97.Dan sekarang saya tinggal di America saya berusaha keras utk mengembangkan SILAT ALIRAN RAHMAT di America.Alhamdulillah saya sudah punya beberapa murid. Untuk Ari cs muda mudah kita bisa jalin tali sirahtullrahmi. salamuallaikum
10.
rian | Agustus 8, 2008 at 10:54 am
saya sangat bangga dengan keragaman budaya silat di indonesia ini,saya berharap kalo kisah sabeni dapat difilmkan,karena hal itu juga dapat membangkitkan budaya kita di mata dunia.kita tunjukkan bahwa ilmu bela diri kita tidak kalah dengan ilmu bela diri lain.
11.
rian | Agustus 8, 2008 at 10:58 am
saya sangat ingin belajar silat aliran sabeni,dimana saya dapat belajar aliran ini?tolong di jawab ke alamat email saya!
12.
Russ | Agustus 11, 2008 at 2:58 am
Bang Abu, tertarik dengan kemauan keras Bang ABu untuk mengembangkan Silat ALiran RAHMAT, tolong di informasikan melalui email saya RQiu888@yahoo.com, dimana saya bisa belajar pada Bang ABU.
ma kasih,
wassalam
13.
rian | Agustus 13, 2008 at 4:31 am
tolong buat kang abu atau kang russ,dimana saya bisa belajar silat betawi terutama cingkrik ataw sabeni?informasinya saya tunggu di email saya di wanda_rahmadi@yahoo.co.id
14.
Ricky | Agustus 13, 2008 at 3:06 pm
Khusus untuk Ary murid alm. ncing Ramdani. Kalau ente emang murid ncing ramdani, ane minta tolong datang ke Nasi Goreng Amry Jln. Kebon Kacang VI, Tanah Abang kalatu bisa hari sabtu besok untuk silaturahmi menjelang puasa. (Dari murid yang sering antar jemput alm. ncing ramdani).Thanks
15.
hambali | Agustus 14, 2008 at 2:51 pm
saya pengen banget bisa belajar silat betawi…
dimana bisa belajar, tlg informasinya
16.
Evron | Agustus 21, 2008 at 3:00 pm
Assalaamu’alaikum.
Bang, ane minta inponye donk dimana bisa ikut latiannya silat aliran Sabeni?
Makasih ya atas jawabannya.
17.
rian | Agustus 23, 2008 at 5:41 am
tolong yang tau lokasi tempat belajar silat betawi aliran sabeni,kasih tau ya ke wanda_rahmadi@yahoo.co.id
18.
Ari CS | Agustus 27, 2008 at 7:20 am
Alhamdulillah, makasih boat teman-teman yang sudah berusaha mengembangkan dan melestarikan bela diri betawi khususnya aliran rahmat, saya bangga dan bahagia ternyata masih ada yang berkeinginan serius meneruskan cita-cita pendahulu kita…kita harus saling mengingatkan bahwa janganlah timbul perasaan ria dan sombong di dalam hati sanubari masing-masing penerus aliran rahmat ini, dikhawatirkan kehancuran generasi dimulai dari rasa sombong dan ujub untuk mencapai ketenaran semata. Harapan saya, berjuanglah melestarikan budaya ini dengan hati ikhlas tanpa pamrih dan iming2 lainnya yang akan membawa kemudratan bagi generasi penerus sebagaimana bisa kita lihat pada masa2 lalu di jaman keemasan tenabang yang disegani oleh musuh2nya hingga terjadilah fitnah dan perpecahan diantara pesilat2 betawi…jadi inget lagu roma irama yang judulnya “ADU DOMBA” he he he….Salam boat Abu, kayaknya saya kenal…ente yang lulusan SMPN 70′kan?yang tinggalnya di kebon kacang bukan?mdh2n kagak salah…kalo iya, berarti kita pernah sekelas Bu waktu SMPN dulu, saya juga pernah bertemu dengan Bapak Nurdin (satpam sekolah SMP 70) untuk silaturahmi….harapan saya semoga Abu dapat melestarikan budaya betawi ini dengan sebaik-baiknya…Abu kalo ente baca tulisan ane, tolong kirim email ente ke ane yah…jhonwent@yahoo.com
19.
Ari CS | Agustus 27, 2008 at 7:27 am
Boat Ricky thank’s banget atas infonya..tapi sekarang ane sudah gak tinggal di jakarta..sekarang ane tinggal di kota Bogor..jadi, mohon maaf kayaknya kagak bisa datang ke sana…salam hangat aja boat teman-teman yach, seperti bang amri dan adiknya,bang ramli, bang syaiful dan lain-lainnya.wassalam. kalo ente sempat email aja ke ane di jhonwent@yahoo.com
20.
herman van halen | Agustus 28, 2008 at 10:46 pm
sabeni emang aliran silat yg keren abis dah ape lagi jurus kelabang nyebrang nye,ane aje salut tiap x liat adek ane pancer,wuuiiiihhh gerakannye bang cepetnye bukan maen dah…
skedar informasi nih bang di kemanggisan juga ade nyang ngajar kelabang nyebrang di daerah kmanggisan pulo,bagi ente2 yg mw latihan n nyang rumah nye skitar kmanggisan dateng aje dech yee
21.
Abdul Aziz | September 8, 2008 at 5:46 am
saya kenal dengan bang komeng yang sering memberikan atraksi silat Sabeni pada acara sukuran perguruan Silat gerak rasa sanalika rawa belong, tolong dong saya diinformasikan detail ilmu silat sabeni dan sekarang siapa ahli warisnya, saya pengen bersilaturrahim, kebetulan saya seneng ndalamin silat cingkrik rawa belong. atas infonya terima kasih
22.
Ricki | September 9, 2008 at 9:59 am
Kalau gak salah ini ary yang temennya Abday, kan?Ente dulu kuliah di Universitas Mercu Buana?
23.
ari cs | September 17, 2008 at 6:56 am
Menurut ente gmn Ki?mdh2n ane inget ma ente…n ente inget ma ane…Yupz…tul,ente disana masih latihan Ki?ane sekarang tinggal di bogor,ne ja ge sharing ma silat bogor terutama maenan goloknye…lumayan ok seh,,,alhmdulillah deh..kyknya ente makin jago neh maen silatnye…ane salut ma ente2 pada,,,mdh2n silat rahmat keasliannya msh tetap dilestarikan,,soalnya sekarang ini ane lihat semenjak ncing ram sudah almarhum…buanyak penerus2 yang sudah gak konsisten untuk menjaga warisan ini..ente bisa lihat disekitar lingkungan ente kendiri yah (tenabang)…semoga Alloh Subhana wa Ta’ala merhamati kita semua. Amin.
24.
aguz | September 18, 2008 at 8:36 am
buat nyang mo belajar silat sabeni, denger-denger ade, tuch nyang ngajar di daerah slipi (tepatnye slipi dalem) belakang pengadilan.
25.
khomis | September 18, 2008 at 9:18 am
ane blajar silat neee dari kake ane, trus neh silat mang dah ade dari jaman dulu . . nah kalo da yg mo ikt silat ne dateng aje ke menteng dalem Jakarta selatan. . . .
26.
ZXV | September 19, 2008 at 5:32 pm
Pencak Silat diTangerang bisa tolong kasih tau gak!
Kalo bisa nomor GURUnya dah……!soalnya teman saya yg diTangerang pengen belajar
27.
rian | September 29, 2008 at 10:33 am
tolong yang setiap udah ninggalin pesen di forum ini
kasih tau donk alamat email ato apa aja dech!
biar kita bisa saling chat apa aja tentang silat
28.
rian | Oktober 9, 2008 at 10:40 am
maaf kalo saya kurang ajar(malah promosi)
yang mau blajar silat aliran timbangan bisa hubungi saya di wanda_rahmadi@yahoo.co.id
silat timbangan adalah silat yg mengandalkan tenaga lawan dan memilki gerakan yg lembut dan mematikan.
maksud sy promosi yaitu karena uda jarang bgt yg mempelajari aliran ini,gimana kalo aliran ini punah,itu kan aset kita.ditunggu ya yg minat!jgn judge dulu, kalo penasarn dtg aja!
29.
rahmat firdaus | November 22, 2008 at 8:25 pm
assalamu’alaikum…. bang ane rahmat nih skedar info aja di tempat ane masih banyak silat betawi kususnye daerah pd.aren tempat ane tinggal…ye kalo pade mao blajar dateng aje klo ga ntar ame ane..ntar dianterin dah…..rafimattgledegk@yahoo.com
30.
mattgledegk | Desember 6, 2008 at 7:14 pm
info aja klo ada yang mao tau silat di pengasinan itu namanya jalan enam dan di tempat ane banyak bgt jebolan jakan enam ya…klo ada yang mao blajar ntar ane yang anterin dah…….
31.
Beksi Bintaro | Desember 28, 2008 at 10:05 am
Assalamu’alaikum”
Semoge Budaya & Tradisi Silat betawi Kite Tetap Lestari, Masing2 Wilayah selalu menjaga & mendidik untuk Regenerasi.
Mao Maenan kong Sabeni Kelabang nyebrang, cingkrik, Enam Pengasinan, Kera putih kebayoran, silat pondok Pinang,Sliwa, poksai, Beksi dan laen2, Yuuk Terus kita Lestarikan Budaya Leluhur kite.
“Silat Betawi, Ngga Boleh Mati”
Salam sayang buat semua
dari Kami Beksi Purbakala Bintaro
Jl.Pembangunan IKPN Bintaro – Jakarta Selatan ( belakang Kampus Pariwisata Trisakti )
Jadwal Latihan : Tiap Malam Sabtu ba’da Isya
32.
MaZDa KadAKaWa | Januari 18, 2009 at 9:18 am
Bang Ari CS,ane tertarik neh sama ceritenye SI BETOK!…Kiranya bisa gak ente tuangin & jabarin!…Mungkin nanti bakalan ada yg berminat mao belajar ato jg biar seni silat SI BETOK gak punah & tetep di lestarikan budayanye!….
33.
roni adi | Januari 25, 2009 at 6:23 am
salam,
tks atas infonya. memang kita harus jaga budaya kita. kalau bukan kita siapa lagi yg akan menjaga budaya bangsa.
kebetulan saya dan temen-temen di tanah abang sedang membuat yayasan sanggar budaya betawi tanah abang. kalau tempat latihan kita di sekretariat SABET, jl. kebon pala I, tanah abang.
kita punya misi terutama ingin melestarikan budaya betawi, terutama silat aliran sabeni dan rahmat yang terkenal di tanah abang, di tambah seni PALANG PINTU yang biasa dipakai untuk acara pernikahan penganten betawi.
yayasan kita punya visi ingin membangun komunitas tanah abang khususnya dan jakarta umumnya yang berbudaya, santun, solidaritas, mengembangkan sikap kewirausahaan serta mempunyai wawasan global.
kita juga ingin menjalin silaturahim dengan saudara2 satu pongkol, yg turut menjaga kebudayaan silat betawi.
bagi temen-temen yg ingin mengetahui lebih lanjut atau sekedar sharing, bisa hubungi saya, roni adi. dulu saya juga sekolah di smp 70, lulus tahun 1991. hp 0818-06404046. atau datang langsung setiap malam sabtu di sekretariat SABET, di jl. kebon pala I, tanah abang.
tks,
roni adi
34.
ilham | Januari 28, 2009 at 4:45 am
ass.ane kagum atas kepedulian saudare2 untuk menggembangkan seni silat betawi ini, ane juga tertarik dengan silat sabeni. kalo boleh ane juga daftar buat jadi salah satu orang yang peduli ama kebudayaan betawi….salam kenal dari anak kemanggisan pulo…
35.
ahmad | Februari 7, 2009 at 6:48 am
numpang lewat neech ane dari menteng dalem,mo nanya ma’ abang-abang sekalian kalo mo blajar maen pukul sabeni di mane,,,trus harus minta ma sape..kl da nyang tau tolong kirimin infonye ke almt e-mail ane aj di”andika.chaeroni@yahoo.co.id” sebelumnye ane ucapin makasih banyak wat abang-abang sekalian
wassalamualaikum
36.
ABDUL RAHMAN | Februari 27, 2009 at 3:48 pm
tolong dong ane mo tau kemanggisannye mana tempat belajar pemaenan sabeni
37.
SOLIHIN | Februari 28, 2009 at 10:54 am
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Abang-abang yang terhormat, sekalian ngenalin diri nich, ana sekarang udah minggir ke Tangerang, di tempat ana juga ada perkumpulan masyarakat Betawi, berlokasi di KOTABUMI yang bernama Ikatan Persaudaraan Kaum Betawi (IPKB), mohon kiranya dari Abang-Aabang sekalian buat nyambungin tali Silaturahmi kite supaya BETAWI tetep ADA. Kasian Bang anak-anak kite sekarang ngaku betawi tapi gak punya kampung, bahkan mungkin bingung atawa ngaku Betawi.
Salam Kenal Buat Semuanya Bang.
SOLIHIN / anakkwitang_lhn@yahoo.co.id
IKATAN PERSAUDARAAN KAUM BETAWI
Taman Kutabumi A5/8 Pondok Indah
Pasar Kemis – Tangerang 15560
38.
ABDUL RAHMAN | Februari 28, 2009 at 12:02 pm
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
ane maman dari kemanggisan pajak, ane mao tanye ame abang-abang yg tau alamat guru pukulan Maenan kong Sabeni Kelabang nyebrang, dulu ane pernah ngeliat tapi gak lama, ane ngerase penasaran kalo bise ane mao belajar, aye berharap silat betawi jangan ampe punah, kite sebagai yg muda-muda harus trus melestarikan warisan leluhur kite, kalo bukan kite siape lagi, kalo ade nyang tau tolong kirimin infonye ke almt e-mail ane aj di http://www.bekmarjuk@gmail.com, sebelumnye aye ucapin terima kasih infonya.wassalamualaikum
39.
heri | Maret 2, 2009 at 12:52 am
aliran silat rahmat menteng dalam atau slipi alamatnya lebih jelas. Karena saya ingin latihan tapi blom dapat alamatnya. makasih
40.
heri | Maret 2, 2009 at 1:02 am
saya ingin tau dimana tempat latihannya aliran sabeni rahmat? sudarmantod@yahoo.com
41.
away | Maret 3, 2009 at 9:35 am
saya lagi beruntung
42.
awengx | Maret 4, 2009 at 5:56 pm
bang kalo mau belajar di mane??…
pengen juga nih aye biar bisa beladiri betawi,,,
percuma aye betawi asli tapi gak ngelestariin budaya beawi
43.
lutfie | Maret 11, 2009 at 3:43 am
ade silat dipinggiran jakarta (ciledug ) antara lain: Cingkrik, Beksi. ane bangga ma kebudayaan betawi………klo seliwa ane blomdenger ade nyang bisa di daerah cledug, mkin ada tapi udeh pade jadi ngkong2 kali ye….
44.
lutfie | Maret 11, 2009 at 3:46 am
klo ditangerang tuh separonya orang betawi semua batesnya kali cisadane serpong kemari masih betawi tapi klo deh nyebrang ke kulon alias lewat kali deh rada beda
45.
arif | Maret 15, 2009 at 2:29 pm
bang ngomong-ngomong palang pintu mau dipake tanggal 28 maret abang nge-ngebark nga ane mau liat ya informasinye ane dapet dari sohib sabet ane tunggu balesanye ye ke email ane ……
ane tunggu ye bang
oh iya bang bagi jaketnye dong bang
jaketnya bagus banget bang ane tungguin kabar ma sekalian jaketnya bang yee jang lupa ya bang
46.
arif | Maret 15, 2009 at 2:36 pm
ni bang alamat emailm ane
arief@rocketmail.com
47.
rian | April 2, 2009 at 6:23 am
maaf,bukannya promosi, cuma mau ngasih tau aja kalo d bdg ada aliran silat yg namanya timbangan,aliran timbangan ini udah jarang bgt yg mempelajari.jadi,tolong partisipasinya baginya yg berminat!kalo ga ada yg belajar aliran ini nanti, bisa2 punah dech salah satu aset kebudayaan kita,info lengkap di(tanya aja disini!) wanda_rahmadi@yahoo.co.id
48.
purwanto | April 28, 2009 at 8:24 am
saya adalah pesilat dari perguruan tapak suci mau tanya apakah ada tempat berlatih silat sabeni diluar jakarta kalo ada dimana? saya sebagai pemuda yang bangga dengan silat ingin juga belajar silat betawi.
49.
Rusbiantoro | Juni 12, 2009 at 1:23 am
Ass, ak alumni persilatan Pencak Silat “Setio Budhi” yang berasal dari kebumen Jawa Tengah, yang membuka cabang di Teluknaga Tangerang Banten, untuk rekan-rekan Seperguruan Se Indonesia alangkah baiknya kita bersilaturahmi lewat email saya “byant_gmf@yahoo.com. wss
50.
gozi | Juni 14, 2009 at 7:53 am
assalamu alaikum wr. wb
Bagi yang ingin belajar silat sabeni silahkan dateng aje ke jl sabeni karena di sana masih ada ahli warisnye, klo aliran rahmat bisa tanya di sekita kebon kacang dibelakang RSTA deket jamiat kheir disana juga masih ada ahli warisnye,
Joeng kapan latihan lagi??????
51.
acew | September 1, 2009 at 1:11 pm
adakah yang tahu silat betawi “Fahaman”?
52.
acew | September 1, 2009 at 1:14 pm
Assalamualaikum….
Salam hormat abang2 semua, adakah yang tahu silat “Fahaman”
Wassalam
liz_t14pd@yahoo.com
53.
abdur rasyid said | Oktober 29, 2009 at 1:35 pm
assalmkum..bangaye au tanye.. alamat sanggar silat sabeni dimane
54.
Galih | November 1, 2009 at 8:25 am
salam
seneng rasanya bisa kenal sm semua sodara2 sesama pecinta silat. mhn maaf sebelumnya, perkenalkan saya praktisi silat betawi yg ampe sekarang tetep masih belajar. saya salah satu pewaris silat jalan enam pengasinan gaya Babe Uwie Effendi (alm. dulu tinggal di Paseban&Kawi-kawi), yg merupakan gabungan dari jurus jalan enam pengasinan gaya pusat dari jalur Pak Rinta, jurus pengasinan gaya kebon kopi versi Pak Marno’i, dan gaya khas kreasi pengembangan dari Babe Uwie alm.Selain itu saya juga belajar silat paseban dari Babe Cacang Murtadho cucunya Kong Moh. Saleh founder silat ini. Kpd sdr2 klo pd mau silaturahmi kontak saya di nomor 021-92204846. thanks